Kabupaten Banjar
Satuan Pendidikan Non Formal SKB Banjar Siapkan Pelaksanaan Ujian Penentu Kelulusan
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan mengundur pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) di masa darurat Covid -19 tahun ini. Sebagaimana diketahui, AKM seharusnya digelar untuk siswa kelas 6 SD/sederajat, kelas 9 SMP/sederajat dan kelas 12 SMA/sederajat.
Walau demikian, Ujian Penentu Kelulusan (UPK) untuk di setiap kesatuan pendidikan tetap akan dilaksanakan. Saat ini terdata sebanyak 146 peserta didik Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Banjar akan melaksanakan UPK.
“Terdata 146 peserta didik non formal yang nantinya akan melaksanakan UPK di Kabupaten Banjar,” kata Plt SPNF SKB Banjar, Sri Indah R, kepada Kanalkalimantan.com, Senin (8/2/2021).
Menurut Siti, untuk peserta Pendidikan non formal yang akan mengikuti UPK di antaranya Paket A ada 7 peserta didik, Paket B ada 88 peserta didik, dan Paket C ada 51 peserta didik, dengan jumlah soal yang berbeda.
Untuk soal para peserta didik ini akan dibuat sendiri oleh guru-guru pengajar di SKB Kabupaten Banjar yang ditargetkannya selesai 24 Februari nanti.
“Paket C ada 51 peserta dengan 50 soal, Paket B ada 88 peserta dengan 50 soal, Paket A ada 7 peserta dengan 25 soal,” terangnya.
Ia menambahkan, UPK nantinya akan dilaksanakan secara tatap muka di SKB Banjar dengan membatasi jumlah peserta di dalam ruangan sesuai protokol kesehatan. “Satu ruangan 12 orang, kita nanti tetap mematuhi Protokol kesehatan,” jelas Sri.
Peserta didik nantinya akan menjawab soal melalui aplikasi Google dan Microsoft Word bentuk file yang akan dibagikan saat ujian. Untuk kesiapan pelaksanaan UPK, saat ini masih menunggu jadwal dari Dinas Pendidikan Banjar.
“Kita masih menunggu, sembari menyiapkan semuanya. Dipastikan sebelum bulan Puasa di tanggal 9 April sudah selesai,” jelasnya. (Kanalkalimantan.com/putra)
Editor : Cell
-
Bisnis2 hari yang laluTren Positif Investasi Saham dan Reksa Dana di Kalsel
-
HEADLINE2 hari yang laluBerkas Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPemkab Kapuas Gelar Rapat Penanganan Sengketa Tanah
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluBupati Wiyatno Tinjau Jalan Rusak di Kapuas Kuala dan Bataguh
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluGedung SDN Paringin 1 Difungsikan Tahun Ajaran Baru




