Kalimantan Selatan
Rescuer Basarnas Banjarmasin Dilatih Teknik SAR di Gunung dan Hutan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Meningkatkan kompetensi dan skill rescuer, Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Banjarmasin menggelar latihan SAR beregu teknik pencarian dan pertolongan di gunung dan hutan selama tiga hari, 22-25 Agustus 2022.
Pelatihan berlangsung di kantor Basarnas Banjarmasin dan praktek gunung hutan diadakan di Kiram, Kabupaten Banjar.
Sebanyak 10 Rescuer Basarnas Banjarmasin mengikuti pembukaan latihan SAR (Pencarian dan Pertolongan) beregu dibuka langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, Al Amrad. Pelatihan dihadiri oleh Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Kepala Seksi Sumber Daya dan Kepala Sub Bagian Umum Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Banjarmasin menggelar latihan SAR beregu teknik pencarian dan pertolongan di gunung dan hutan selama tiga hari, 22-25 Agustus 2022. Foto: basarnasbanjarmasin
Baca juga: Menekan Angka Stunting, Pemko Siapkan Program Bapak Asuh Anak Stunting
“Kegiatan secara resmi dibuka pada pukul 08. 45 Wita, merupakan kegiatan internal yang akan terus dilaksanakan dengan tema latihan yang berbeda-beda, untuk meningkatkan kompetensi kita agar jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa segera meresponse dengan cepat,” ungkap Al Amrad, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.
Hari pertama materi diisi dengan teori dan praktek yaitu ada materi navigasi darat dari narasumber dari mahasiswa pecinta alam dari Universitas Lambung Mangkurat, serta materi dari animal rescue tentang hewan liar.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Banjarmasin menggelar latihan SAR beregu teknik pencarian dan pertolongan di gunung dan hutan selama tiga hari, 22-25 Agustus 2022. Foto: basarnasbanjarmasin
Al Amrad berharap kepada seluruh rescuer agar bisa mengikuti latihan dengan baik, menguasai materi materi yang diberikan, agar kedepannya bisa berguna pada saat proses aplikasi pencarian dan pertolongan.
“Sehingga seluruh rescuer secara merata memiliki kemampuan yang sama, bisa memanfaatkan peralatan yang ada, guna meningkatkan kesiapsiagaan, serta sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kemampuan tim penolong dalam bidang pencarian dan pertolongan di gunung dan hutan,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluWabup Lantik 177 Pejabat di Lingkungan Pemkab Banjar
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluMusrenbang RKPD 2027, Wali Kota Lisa Komitmen Peningkatan Kualitas Hidup
-
HEADLINE3 hari yang laluJemaah Haji Mulai Diberangkatkan 22 April
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluHari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas, Gubernur Kalteng: Penguatan Sektor Pertanian
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu27 PNS dan 5 CPNS Pemko Banjarbaru Dilantik Terima SK
-
Ekonomi2 hari yang laluEkonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Positif, Inflasi Bulanan 0,86 Persen





