Connect with us

HEADLINE

Puncak Banjir Rob di Banjarmasin Diprediksi Malam Ini

Diterbitkan

pada

Banjir rob atau banjir pesisir akibat pasang muka air laut akan terjadi puncaknya pada Minggu (4/1/2026) malam, di wilayah Kota Banjarmasin. Foto: fahmi

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Puncak banjir rob di Kota Banjarmasin diprediksi akan terjadi pada Minggu (4/1/20225) malam.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, ketinggian air mencapai 3,1 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Adapun kenaikan debit air akan dimulai pada pukul 16.00 Wita sampai pukul 21.00 Wita.

Baca juga: Terdampak Banjir, Pembelajaran 210 Sekolah di Kabupaten Banjar Dialihkan ke PJJ

Banjir rob terjadi di wilayah pesisir Kalimantan Selatan (Kalsel) sejak 2 Januari sampai 9 Januari 2025.

Fenomena ini disebabkan karena adanya fase bulan purnama pada 3 Januari 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di pesisir wilayah Kalimantan Selatan.

Baca juga: Banjir Rob di Meranti VI Handil Bakti, Warga Evakuasi Kendaraan

Masyarakat pesisir diimbau agar selalu waspada untuk mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut dan fenomena banjir pesisir (rob).

Pasang maksimum berpotensi terjadi di wilayah Perairan Muara Sungai Barito pada tanggal 2 – 9 Januari 2026 pukul 18.00 – 01.00 Wita dengan ketinggian maksimum mencapai 2.8 meter.

Wilayah berpotensi terdampak di pesisir perairan Sungai Barito, yakni Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Laut.

Baca juga: Dinkes Banjar Operasi Kesehatan Massal di Tiga Desa Rawan Banjir

Banjir rob berdampak pada terganggunya aktivitas keseharian masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir.

Sebelumnya, banjir rob sudah dirasakan warga di Jalan Meranti VI Jalur 1, Komplek Griya Permata, Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), pada Sabtu (3/1/2026) malam.

Akibatnya, warga terpaksa jalan kaki mengingat jalan utama permukiman tidak dapat dilalui kendaraan roda dua, sementara roda empat masih bisa melintas dengan pelan.

Baca juga: 132 KK Terdampak Banjir di Sungai Lulut Banjarmasin

Ketinggian air mulai naik sejak petang hingga puncaknya mencapai lutut orang dewasa sekitar pukul 22.00 – 23.00 Wita.

Pantauan Kanalkalimantan.com, banjir rob membuat warga mengamankan sepeda motor ke tempat yang relatif lebih tinggi agar tidak terendam air.

Salah satu warga Komplek Griya Permata, Dicky (21) mengatakan, kondisi ini hampir menyamai peristiwa banjir besar Kalimantan Selatan pada 2021 lalu yang turut berdampak terhadap wilayahnya.

Baca juga: Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan ke Desa Pemakuan

Dicky menambahkan, biasanya banjir akan surut di pagi hari dan mulai meningkat lagi pada malam hari. Dia berharap banjir cepat surut agar aktivitas masyarakat kembali normal seperti semula. (Kanalkalimantan.com/fahmi)

Reporter: fahmi
Editor: bie


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca