Kabupaten Kapuas
Proyek Unggas Itik Food Estate di Kecamatan Dadahup Banyak Mati, Diduga Kandang Tak Sesuai
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah pusat saat ini sedang giat mengembangkan kawasan Food Estate di Kalimantan Tengah khususnya di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, salah satunya peternakan, sebagai pendukung di dalam satu kawasan.
Saat ini untuk peternakan, komoditas yang mulai dikembangkan adalah unggas itik.
Setiap desa di Kecamatan Dadahup, yang masuk kawasan Food Estate mendapatkan 2.000 ekor itik, setiap kelompok peternak mendapatkan 500 ekor beserta kandang. Namun kapasitas kandang tidak sesuai.
Ketua Poktan A1 Dadahup mengatakan pengadaan itik beserta kandang berasal dari bantuan Kementerian Desa PDTT melalui Dinas Transmigrasi Kapuas, namun ini sangat disayangkan banyak yang mati.
Baca juga: KRONOLOGI: Dokter R Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Korban “Jangan Om”
“Kami sangat menyayangkan banyaknya itik-itik yang mati, padahal baru didatangkan, apalagi dengan kondisi kandang yang tidak sesuai kapasitas jumlah itiknya, dengan ukuran kandang 4 x 8 meter diisi 500 ekor itik,” katanya, Jumat (13/1/2022).
Sementara, PPK Pengadaan Unggas (itik) Dinas Transmigrasi Kapuas, Nonok saat dikonfirmasi menjelaskan, ada 6 lokasi penerima manfaat pengembangan itik yaitu wilayah Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas dialokasikan dengan jumlah total ternak satu desa 2.000 ekor.
“Itik yang diterima setiap kelompok penerima manfaat sejumlah 500 ekor. Terkait kandang ukuran 4 x 8 meter itu bagian perencanaan yang membuat,” kata Nonok.
Ditambahkannya, untuk kandang yang kosong, sebenarnya itu sudah diisi 500 ekor, namun diduga mati karena penyakit.(kanalkalimantan.com/ags)
Reporter : ags
Editor : kk
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluTP PKK Pulau Kaladan Bersama Puskesmas Gelar Imunisasi Kejar Nasional
-
NASIONAL3 hari yang laluAwas Paham Radikal Masuk Gim Online
-
HEADLINE3 hari yang laluMusim Hujan Kalsel Datang Bertahap, Mulai November-Desember
-
HEADLINE3 hari yang laluBiaya Perjalanan Ibadah Haji 2027 Turun Jadi Rp54,6 Juta per Jemaah
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluAtasi Karhutla, Pemkab Banjar Terus Perjuangkan Dukungan dari Pemerintah Pusat
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluSeorang Warga Diduga Tenggelam di Waduk Riam Kanan, DPKP Banjar Kerahkan Personel Bantu Pencarian



