Connect with us

Kalimantan Selatan

Polda Kalsel Bangun Titik Pertama Dapur MBG di Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Kapolda Kalsel melakukan pelatakan batu pertama dapur makan gizi gratis pertama di lahan belakang Polres Banjarbaru, Jalan Salak, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Senin (21/4/2025) sore. Foto : wanda

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) menjalankan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dengan mulai membangun dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Titik pertama dapur MBG yang dibangun Polda Kalsel berada di Kota Banjarbaru dengan bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Jajaran Polda Kalsel melakukan peletakan batu pertama dapur MBG di lahan belakang Polres Banjarbaru, Jalan Salak, Kecamatan Banjarbaru Selatan.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Kalsel,” ujar Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan saat peletakan batu pertama dapur MBG, Senin (21/4/2025) sore.

Baca juga: Hari Bumi 2025 “Energi Kita, Planet Kita”

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Foto : wanda

Irjen Pol Yudha mengatakan kegiatan menjadi bentuk implementasi program makan gizi gratis yang memiliki banyak manfaat.

“Di antaranya untuk mengatasi stunting, mecegah stunting dan memberikan makanan yang bergizi untuk anak-anak kita generasi muda dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Kapolda Kalsel.

Dapur MBG ini dibangun dengan dana hibah Provinsi Kalsel sebesar Rp3 miliar. Akan melayani cakupan wilayah Kecamatan Banjarbaru Selatan yang berjarak 6 kilometer atau 20 menit dari lokasi dapur.

Baca juga: Rumah KIA Banjarmasin Diresmikan, Ini Pesan Ketua TP PKK Kalsel

“Ini pertama di lingkungan Polda Kalsel, mencakup wilayah sekitar sini, sesuai ketentuan BGN kurang lebih areanya 6 kilometer atau 20 menit dari dapur,” sebutnya.

Kapolda Kalsel menyebutkan sedikitnya ada 3.202 orang anak yang akan dilayani melalui dapur MBG ini.

“Cakupan untuk 3.202 siswa dari 6 sekolah, SD, SMP dan SMA sederajat hingga pondok pesantren. Anggaran kita dibantu oleh pemerintah provinsi untuk pembangunannya, kurang lebih Rp3 miliar,” ungkap Kapolda.

Polda Kalsel menargetkan pembangunan dapur ini akan rampung paling lama sekitar satu bulan setengah dengan menggunakan teknis modular.

Baca juga: Lisa – Wartono Raih 15.816 Suara di Landasan Ulin, Partisipasi Hanya 52 Persen dari DPT 56.565 Orang

Pelaksanaan program MBG ini akan menghadirkan ahli gizi yang sudah tersertifikasi untuk mendampingi.

“Harapan kita dengan adanya SPBG ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar, terutama anak sekolah, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca