OPINI
Pilkada dan Solidaritas Sosial di Tengah Pandemi Corona
Kesadaran Sosial Kandidat
Pilkada tentunya juga tidak terlepas dari adanya persaingan antar-kandidat. Para kandidat gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota berlomba melakukan marketing politik dengan berbagai cara untuk mendapatkan simpati rakyatnya. Karena rakyat yang akan menjadi penentu kemenangan kandidat tersebut.
Sebelum wabah virus corona melebar ke berbagai daerah, kandidat sudah ‘tancap gas’ mempromosikan dirinya ke masyarakat melalui pengadaan pembagian kalender, pemasangan spanduk dan juga baliho di berbagai tempat strategis yang biasanya dilalui masyarakat. Selain itu para kandidat juga terjun langsung ‘blusukan’ kemasyarakat berupa kunjungan ke pasar, tempat pengajian serta menemui kelompok masyarakat yang mengundangnya.
Segala aktivitas yang dilakukan kandidat tentunya juga tidak terlepas dari adanya harga dalam bentuk financial politic. Yakni berupa biaya dari segi iklan, publikasi, biaya rapat akbar sampai ke biaya administrasi pengorganisasian tim kampanye serta anggaran lainya.
Namun marketing politik sekarang ini nampaknya ditunda juga oleh kandidat khususnya yang berkaitan dengan pengerahan massa karena adanya wabah virus corona. Karena juga dari pihak kepolisian dalam hal ini Kapolri mengeluarkan maklumat pada 19 Maret 2020 yaitu tidak mengadakan kegitan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun dilingkungan sendiri.
Para kandidat yang sedang dilema dengan keberadaan virus corona dan adanya larangan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang, namun bukan berarti kandidat berdiam diri dengan keadaan. Justru hal tersebut menjadi tantangan para kandidat untuk menunjukkan kepeduliannya dengan rakyatnya.
Saat wabah virus corona belum beranjak dari negeri ini rakyat tentunya membutuhkan uluran tangan dari berbagai kalangan. Khususnya para sopir, tukang ojek, UMKM dan pekerja sektor informal serta masyarakat menengah ke bawah yang terkena dampak akibat adanya virus corona.
Kandidat harus merasa terpanggil untuk memberikan bantuan baik berupa uang tunai maupun kebutuhan pokok kepada rakyat yang sedang membutuhkan. Karena hal itu rakyat akan bersimpati dan berempati. (*)
-
Bisnis2 hari yang laluKalsel Expo 2026 Catat Transaksi Truk Tambang Senilai Rp1,7 Miliar
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluKalahkan Gasib Legend, Old Star Martapura Juara Bupati Banjar Cup U-40 2026
-
Bisnis3 hari yang laluSerbu! Promo Spesial BRI Momen HUT ke-81 RI, Ini Daftarnya
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDKISP Banjar Bagikan Bendera Gratis ke Pengendara
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas Kukuhkan 42 Anggota Paskibraka 2026
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang lalu36 Anggota Paskibraka Kabupaten HSU Dikukuhkan




