kriminal banjarbaru
Pernah Ditangkap Dua Tahun Lalu, AL dan LS Masih Jualan Tuak
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Seakan tak pernah jera, AL (52) warga Komplek Amaco dan LS (61) warga Jalan Karang Rejo kembali harus berurusan dengan pihak kepolisian, menjadi penyedia alias penjual minuman keras jenis tuak.
Polres Banjarbaru melalui Unit Patroli Sabhara mengamankan keduanya saat giat, Selasa (9/2/2021) malam. Petugas mendapati puluhan liter tuak siap jual.
“Kita mengamankan 50 liter dan 25 liter tuak dari dua pedagang ini,” kata Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso, melalui Kassubag Humas Iptu Tajuddin Noor.
Faktanya, kedua pedagang tersebut yakni AL dan LS juga pernah tersandung kasus yang sama dua tahun silam. Berdasarkan hasil keterangan kedua tersangka, mereka kembali aktif menjual tuak dalam lima bulan terakhir.
“Kedua pedagang tersebut telah melakukannya selama lima bulan ini. Dimana yang bersangkutan dua tahun lalu juga pernah diamankan oleh petugas,” jelas Iptu Tajuddin Noor.
Perbuatan kedua warga tersebut melanggar pasal 8 ayat 1 Perda nomor 5 tahun 2006 tindak pidana ringan (tipiring). Diancam pidana paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 5 juta rupiah. (kanalkalimantan.com/rico)
Reporter: rico
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
HEADLINE1 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTMMD Ke-127 Dimulai, Bupati HSU: TNI Berperan Aktif Percepat Pembangunan Pedesaan


