Connect with us

Kabupaten Banjar

Permintaan Ayam Potong di Banjar Capai 7.000 Ekor Per Hari

Diterbitkan

pada

Permintaan ayam potong di Banjar mengalami pengingkatan jelang lebaran Foto: rendy

MARTAPURA, Jelang Idul Fitri permintaan ayam potong di Kabupaten Banjar alami kenaikan. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar, Dondit Bekti.

Walau permintaan ayam mengalami peningkatan, Dondit memastikan stok ayam di Banjar cukup aman. Bahkan bisa mensuplai daerah lain di Kalsel. “Stok ayam dipastikan aman, kenaikan harga karena permintaan naik drastis. Apalagi ayam di Kabupaten Banjar surplus yang bisa mensuplai daerah lain,” kata Dondit.

Dia menjelaskan, jelang lebaran Idul Fitri tahun ini kebutuhan ayam di Kabupaten Banjar sekitar tujuh ribu ekor per hari. Atau mengalami kenaikan sekitar seribu ekor dibanding hari biasa.

“Daerah produksi ayam ada di Kecamatan Martapura Kota dan Karangintan, sedangkan populasi ayam broiler atau pedaging di Kabupaten Banjar 3,5 juta per tahun. Sementara keperluan di Kabupaten Banjar sendiri hanya 65 persennya dan 35 persennya dikirim keluar kota seperti Banjarmasin dan Kalteng, ” Jelas Dondit.

Sementara terkait naiknya harga ayam potong yang di dapati saat sidak Sabtu (1/6) yang dipimpin Kepala Disperindag Kabupaten Banjar, I Gusti Made Suryawati, didapati kenaikan sebesar Rp 2.500. “Adapun untuk ayam pada sidak pertama harganya per kilogram Rp 22.500, sekarang Rp 25 ribu perkilogramnya,” ujar Suryawati.

Menurutnya, kenaikan harga ini dikarenakan banyaknya permintaan konsumen menjelang hari raya Idul Fitri. Namun kenaikan harga ayam tersebut relatif tidak terlalu signifika dan di prediksi akan mengalami penurunan setelah lebaran. Sementara untuk kebutuhan pokok lainnya seperti cabai, bawang merah, telur, dan tomat harganya masih stabil. (Rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca
Advertisement
-->