Kalimantan Selatan
Pendemo di DPRD Kalsel: Selama PPKM Rakyat Makin Sulit!
KANALKALIMANTAN.COM,BANJARMASIN – Aksi demonstrasi oleh mahasiawa HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Cabang Banjarmasin di depan gedung DPRD Kalsel, Senin (20/9/2021) siang, sempat diwarnai insiden dorong mendorong antara pendemo dengan aparat keamanan dari kepolisian yang berjaga di depan Rumah Banjar.
Nurdin Ardalepa, koordinator aksi demonstrasi saat berorasi menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraan rakyat yang semakin sulit selama PPKM. Koordinator aksi mahasiswa juga menyebut tidak tepatnya sasaran pemberian Bansos (Bantuan Sosial) dan sering bermasalah. Para demonstran juga menuntut untuk menyampaikan dan berdialog langsung kepada anggota DPRD Kalsel yang ada di dalam gedung.
Dikarenakan tidak bisa masuk ke dalam Gedung dan tidak ada perwakilan anggota DPRD yang bersedia menemui para demonstran, akhirnya memicu terjadinya aksi saling dorong mahasiswa dengan aparat keamanan tidak dapat terhindarkan.
Baca juga: Kritisi Kebijakan PPKM di Banjarmasin, Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD Kalsel
Dari pantauan kanalkalimantan.com sempat dua kali terjadi aksi dorong mendorong tersebut, akibat adanya provokasi dari salah satu pihak, hingga saat ini demosntrasi masih berlangsung.
“Kenapa vaksinasi di Banjarmasin banyak dilakukan oleh pihak swasta, kemana dana 10 miliar itu, dikemanakan,” tanya Nurdin Ardalepa yang tampil sebagai orator. (kanalkalimantan.com/chandra)
Reporter : chandra
Editor : kk
-
HEADLINE3 hari yang laluPerbaikan Pipa Jebol BPAM Banjarbakula Ditarget Rampung 10 Hari
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWali Kota Lisa Halaby Bagikan Masker dan Sembako di Kawasan CFD Murdjani
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluSiapkan Pembasahan 1.650 Hektare Gambut di Kalsel
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluSudah 630 Hektare Lahan Terbakar, Pemkab Banjar Siapkan 150 Personel Gabungan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluKades Pulau Kaladan Apresiasi Bantuan Pangan ke Warga Terdampak Karhutla
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluBangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan, 53 Korban Belum Ditemukan



