Connect with us

Dinas PUPR Kalsel

Pelatihan Admin Monjaki untuk Kualitas Proyek yang Lebih Baik

Diterbitkan

pada

Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan menggelar pelatihan admin Monitoring Evaluasi Jasa Konstruksi (Monjaki). Foto: pupr kalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pelatihan admin Monitoring Evaluasi Jasa Konstruksi (Monjaki) di aula kantor Dinas PUPR Kalsel.

Pelatihan diikuti oleh sejumlah admin dari berbagai bidang yang bertugas mengelola aplikasi Monjaki untuk memantau perkembangan proyek konstruksi di wilayah Kalsel.

Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel Ir M Yasin Toyib diwakili oleh Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi Maryani, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir.

Dia menegaskan pentingnya peran setiap admin dalam menjaga kelancaran penginputan data realisasi keuangan dan fisik proyek melalui aplikasi Monjaki setiap bulannya.

Baca juga: Jaringan Fredy Pratama Kalimantan-Sulawesi Masih Operasi, 4 Tersangka Dibekuk Polisi 

“Pelatihan ini bertujuan agar semua admin di masing-masing bidang selalu memperhatikan dan menginput data yang tepat waktu ke dalam aplikasi Monjaki. Kami berharap agar setiap admin tidak merasa bosan dan tetap memberikan dukungan penuh terhadap penginputan data ini,” kata Maryani, Jum’at  (7/3/2025).

Maryani menyampaikan bahwa aplikasi Monjaki kini mendapat perhatian besar dan dukungan penuh dari Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel. Apalagi aplikasi ini merupakan inovasi yang telah dibuat oleh Dinas PUPR.

“Aplikasi Monjaki menjadi alat yang sangat penting, oleh karena itu kami meminta agar seluruh admin selalu memastikan kelancaran penginputan setiap bulannya,” tambahnya.

Baca juga: Manasik Haji Berakhir, 296 CJH HSU Siap Berangkat di Dua Kloter

Dia mengajak seluruh admin yang hadir untuk memberikan saran dan masukan terkait pengembangan aplikasi Monjaki. Lalu, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data proyek konstruksi dan mempercepat proses evaluasi dalam rangka mendukung pembangunan yang lebih efisien dan transparan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami sangat menghargai masukan dari seluruh admin untuk memastikan aplikasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar dalam proses monitoring dan evaluasi proyek konstruksi di Kalsel,” tutup Maryani. (Kanalkalimantan.com/mckalsel)

Reporter: mckalsel
Editor: kk


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca