INTERNASIONAL
PBB: Rencana Militer Myanmar Adakan Pemilu Baru ‘Harus Dicegah’
KANALKALIMANTAN.COM, NAYPYIDAW – Partai yang diketuai pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi menang telak pada pemilu November, kata seorang pejabat senior PBB kepada Dewan Keamanan, Selasa (2/2/2021). Jadi, ia melanjutkan, usul militer Myanmar, yang merebut kekuasaan pada Senin, untuk mengadakan pemilu baru “harus dicegah.”
Utusan PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener, memberi pengarahan kepada dewan itu dalam pertemuan tertutup setelah tentara Myanmar menahan Suu Kyi dan pejabat lainnya sebagai tanggapan atas “kecurangan pemilu.” Militer kemudian menyerahkan kekuasaan kepada panglima militer Min Aung Hlaing, memberlakukan keadaan darurat untuk satu tahun dan berjanji akan mengadakan pemilu baru.
Dewan Keamanan PBB, dengan 15 negara anggota, sedang merundingkan kemungkinan pernyataan, yang dirancang Inggris, yang akan mengutuk kudeta tersebut, menuntut militer agar menegakkan aturan hukum dan hak asasi manusia, dan segera membebaskan mereka yang ditahan secara tidak sah, kata para diplomat. Pernyataan seperti itu harus disetujui dalam konsensus.
Menurut kutipan laporan rapat yang didapat kantor berita Reuters, Schraner Burgener mengatakan, “Deklarasi Pernyataan Darurat dan penangkapan pimpinan sipil adalah inkonstitusional dan illegal. Usul militer untuk menggelar pemilu lagi harus dicegah.”
PBB, Senin, juga menyatakan kekhawatirannya bahwa kudeta di Myanmar akan memperburuk kondisi sekitar 600.000 Muslim Rohingya yang masih berada di negara itu.(ka/lt)
Editor: VOA
-
Pemprov Kalsel3 hari yang laluGubernur Muhidin Melantik 6 Pejabat, Ini Nama dan Posisinya
-
HEADLINE3 hari yang laluPemerintah Beri Sinyal Rekrutmen CPNS 2026
-
Bisnis2 hari yang laluDaging Sapi dan Bawang Merah di Banjarmasin Alami Lonjakan
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluPeduli Sosial PPM Kalsel Bagikan Takjil Gratis
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPemprov Kalsel Gelar Rakor Pembangunan Stadion Internasional
-
Bisnis2 hari yang laluHarga Telur Ayam di Banjarmasin Tembus Rp30.000




