Kabupaten Balangan
Pascabanjir Bandang Warga Tebing Tinggi Mulai Tempati Rumah
KANALKALIMANTAN.COM, PARINGIN – Sepekan pascabanjir bandang menerjang Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, denyut kehidupan warga perlahan kembali terasa.
Rumah-rumah yang sempat terendam kini mulai ditempati, suara aktivitas harian kembali terdengar, dan semangat bangkit tampak jelas di wajah warga terdampak.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, Rahmi, mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan langsung ke sejumlah desa yang sebelumnya terdampak cukup parah.
Baca juga: Banjir Balangan Meluas 13.531 Jiwa Terdampak di 30 Desa
Penyisiran dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta kebutuhan dasar pascabencana benar-benar terpenuhi.
“Pemantauan kami lakukan dari Desa Juuh, kemudian Desa Sungsum, Desa Gunung Batu, hingga Desa Tebing Tinggi,” ujarnya saat meninjau lokasi terdampak, Jumat (2/1/2026).
Hasil pemantauan tersebut, Rahmi menilai kondisi masyarakat mulai menunjukkan pemulihan yang signifikan. Sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing dan mulai menata ulang kehidupan yang sempat porak-poranda akibat terjangan banjir.
Baca juga: Gempa Dangkal Terjadi di Balangan dan Kotabaru
“Warga sudah kembali masuk rumah dan beraktivitas. Sekarang tinggal pembersihan tahap akhir, serta penataan perabot rumah tangga,” tuturnya.
Di tengah proses pemulihan itu, kebutuhan konsumsi masyarakat dipastikan dalam kondisi aman. Dukungan logistik terus mengalir dari berbagai pihak, mulai dari relawan, donatur, hingga masyarakat yang tergerak membantu sesama.
“Alhamdulillah bantuan mencukupi. Posko-posko dan dapur umum masih terpenuhi dengan baik,” jelas Rahmi.
Baca juga: Diterjang Banjir Bandang Jembatan Penghubung Desa Langkap – Raranum Putus
Dia menyampaikan bahwa status Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Balangan berakhir pada Sabtu (3/1/2026). Setelah itu, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan penetapan status Siaga Darurat Bencana.
Tak hanya fokus pada pemulihan jangka pendek, BPBD Balangan bersama pemerintah daerah juga akan melakukan pendataan dan penilaian terhadap rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang. Penanganan kerusakan tersebut direncanakan akan diakomodasi melalui APBD Kabupaten Balangan 2026.
“Harapannya, masyarakat bisa benar-benar pulih dan kembali menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter: kk
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluBanjir Kalsel Bencana Ekologis, Wapres Gibran Sebut Ada Kesalahan Tata Ruang
-
Kalimantan Tengah3 hari yang laluLengkap! UMP dan UMK Kalimantan Tengah 2026, Palangkaraya Masih Masuk Peringkat Terendah
-
HEADLINE2 hari yang laluBanjir di Kalsel, Mahasiswa: Warga Tak Hanya Butuh Logistik, Tapi Solusi Jangka Panjang!
-
Kalimantan Utara3 hari yang laluJadi UMP Tertinggi, Segini Rincian UMP dan UMK Kalimantan Utara 2026, Naik 5,45%!
-
HEADLINE2 hari yang laluTinjau Banjir di Kalsel, Wapres Gibran Minta Percepatan Pemulihan
-
HEADLINE1 hari yang laluMengawal Kasus Pembunuhan Zahra Dilla Lewat Gerakan Udara Aksi Kamisan



