Connect with us

Kabupaten Banjar

Pasca Banjir, Rencana Detail Tata Ruang Kertak Hanyar-Gambut Dibahas

Diterbitkan

pada

Rakor membahas RDTR pasca banjir di wilayah Kecamatan Kertak Hanyar dan Gambut dipimpin Sekda Banjar HM Hilman, Kamis (10/6/2021). Foto: mckominfobanjar
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pasca bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar terus melakukan penataan ruang.

Rapat koordinasi percepatan penyelesaian materi teknis dan rencana peraturan kepala daerah Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), di Aula Barakat Martapura, Kamis (10/6/2021).

Rapat koordinasi RDTR digelar Tim Koordinasi Penataan Ruang Kabupaten Banjar, dibuka Sekda Banjar HM Hilman dihadiri Kepala Bidang Tata Ruang dan Pengawasan Pembangunan Dinas PUPR Banjar, Farifa Ariyani, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kepala Dinas Ketahanan Pangan Eddy Hasby, perwakilan SKPD, Camat Kertak Hanyar dan Sungai Tabuk.

Menurut Sekda Banjar HM Hilman, pasca bancana alam banjir di Kabupaten Banjar, telah disusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai dasar dalam kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang untuk kegiatan berusaha.



 

 

Baca juga: Update Covid-19 di Kapuas: Positif Bertambah 7 Orang, 2 Sembuh

“Terdapat 8 wilayah administrasi kecamatan di Kabupaten Banjar yang termasuk dalam Kawasan Strategis Nasional (KSN) Banjarbakula, empat kecamatan di antaranya termasuk ke dalam sistem pusat pelayanan. Antara lain, perkotaan Martapura sebagai perkotaan inti, perkotaan Sungai Tabuk sebagai perkotaan di sekitarnya dan Gambut-Kertak Hanyar sebagai perkotaan di sekitarnya,” jelas Hilman.

Hilman menambahkan pembahasan untuk wilayah Kecamatan Kertak Hanyar dan Sungai Tabuk dalam Rakor juga meliputi penataan drainase, agar tersinkronisasi di semua aspek pembangunan dan penataan ruang di wilayah tersebut.

“Banyak aspek yang harus diperhatikan dalam penataan ruang, khususnya wilayah Kertak Hanyar dan Sungai Tabuk. Semisal perlunya memperhatikan aspek pertanian yang ada, agar semua dapat berjalan sesuai rencana dan tidak saling tumpang tindih dalan pelaksanaan nantinya,” ucap Hilman.

Rakor juga membahas rencana infrastruktur regional perkotaan yakni jalur kereta api antar kota (Bjm-Tanjung ) dan rencana jalan bebas hambatan (Banjarmasin-Liang Anggang), serta rencana pembangunan dermaga Sungai Tabuk.

Baca juga: Pile Slab Jembatan HKSN 1 Siap Dikerjakan, 46 Persil Lahan Dibebaskan  

Secara keseluruhan luas deliniasi Bagian Wilayah Perencanaan (BWP) untuk Kecamatan Kertak Hanyar 15.729,17 hektare dan luas deliniasi BWP Kecamatan Sungai Tabuk 15.159,66 hektare.

Seluruh pembahasan di Rakor ini masih belum final dan akan terus dikoordinasikan atau melalui tahapan Rakor selanjutnya. (kanalkalimantan.com/mckominfobanjar/yuda)

Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->