Kota Palangkaraya
Musim Hujan, BPTPH Kalteng Ingatkan Petani Potensi Sejumlah Hama
PALANGKARAYA, UPTD Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Kalimantan Tengah, mengingatkan kepada para petani di wilayah setempat untuk mewaspadai sejumlah hama yang berpotensi menyerang saat musim hujan.
“Saat musim hujan seperti ini, serangan hama yang potensial terjadi seperti ulat grayak, tikus dan wereng batang coklat,” kata Kepala UPTD BPTPH Kalteng Baini di Palangka Raya.
Dalam hal ini, melalui petugas yang berada di lapangan, pihaknya telah mensosialisasikan berbagai hal yang diperlukan petani, salah satu yang utama adalah upaya pencegahan maupun penanggulangan serangan hama ke lahan pertanian. Demikian dilansir Antara.
Selain itu pihaknya juga menjalin koordinasi yang baik dengan masing-masing perangkat daerah yang membidangi di kabupaten dan kota, sehingga saling mengisi atau melengkapi dalam upaya melindungi lahan pertanian yang ada di Kalteng.
Lebih lanjut Baini menjelaskan, biasanya saat perubahan atau pergeseran dari musim kemarau ke musim hujan, akan muncul sejumlah daerah endemis serangan hama di wilayah setempat. “Untuk itu, kami pun perlu melakukan berbagai langkah antisipasi, utamanya di kabupaten sentra atau yang memiliki luasan lahan pertanian cukup besar,” terangnya.
Adapun sejumlah daerah dimaksud, meliputi Kabupaten Barito Timur, Kapuas, Katingan, Kotawaringin Timur serta Pulang Pisau. Namun pihaknya menegaskan, kabupaten dan kota lainnya tetap mendapatkan perhatian serupa guna mencegah berbagai potensi serangan hama.
Baini memaparkan, selama ini berbagai serangan hama yang menyerang lahan pertanian di Kalteng bisa teratasi dengan baik. Bahkan secara nasional, tingkat serangan hama terhadap lahan di Kalteng relatif kecil atau masih rendah.
Sementara itu, ia juga mengaku meski para petugas di lapangan telah bekerja secara optimal, masih ada sejumlah kendala yang pihaknya hadapi. Diantaranya jumlah petugas di lapangan yang tidak ideal jika dibandingkan luasan wilayah di Kalteng.
“Kalteng terdiri dari sekitar 137 kecamatan dan idealnya satu kecamatan harusnya memiliki satu petugas. Namun saat ini Kalteng hanya memiliki sekitar 65 petugas, terdiri dari 35 petugas berstatus tenaga harian lepas dan sisanya pegawai negeri sipil,” ungkapnya.(antara)
-
HEADLINE3 hari yang laluSDA Kalsel Dikuras, Kerusakan Lingkungan Diabaikan
-
HEADLINE2 hari yang laluBerkas Kasus Pembunuhan Mahasiswi ULM Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Tindaklanjuti Kondisi Rumah Zainab Warga Lok Buntar
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas Serahkan KHBS dan Bantuan Pangan ke Warga Mantangai
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluIni Juara Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2026
-
Kabupaten Kapuas18 jam yang laluJelang Hari Raya Pemkab Kapuas Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan




