Kalimantan Selatan
Meraih Tropi Utama Proklim, 7 Desa Proklim di Kalsel Terima Kendaraan Roda Tiga
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sebanyak 7 desa Program Kampung Iklim (Proklim) yang meraih tropi utama mendapatkan penghargaan kendaraan roda tiga dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), di halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel, Kamis (29/12/2022) siang.
Adapun 7 desa tersebut yakni Desa Kiram dan Desa Padang Panjang di Kabupaten Banjar, Desa Ribang di Kabupaten Tabalong, Desa Teluk Karya di Kabupaten Balangan, Desa Bitahan Baru di Kabupaten Tapin, Dusun III Desa Pandansari di Kabupaten Tanah Laut dan Desa Tegal Rejo di Kabupaten Kotabaru.
Pembakal Desa Padang Panjang, Said Al Ikhsan mengungkapkan, warga desa sudah menjaga dan merawat lingkungan sedari dulu, sehingga tidak terlalu banyak yang perlu disiapkan dalam Proklim ini.
“Sebenarnya kami menata yang sudah ada, bukan menambah apapun, sudah dari dulu masyarakat kami menjaga lingkungan,” ungkapnya.
Baca juga : FASI VII Tingkat Kabupaten Lamandau Resmi Berakhir, Ajang Anak Pandai Agama dan Spiritual
Dibeberkannya, desa yang dipimpinnya baru pertama kali mengikuti penilaian Proklim ini, dalam Proklim ini Desa Padang Panjang menyodorkan umpan buan pemancingan dari limbah dan pupuk.
Diakuinya, peran Pemprov Kalsel sangat dirasakan di desanya, baik dari pembangunan infrastruktur maupun kesejahteraan rakyat.
Selain mendapatkan bantuan, diakuinya, desa Padang Panjang juga mendapatkan sokongan dari pariwisata dengan bantuan dari Pemprov Kalsel.
Sementara itu, Pambakal Kiram, Iwar mengatakan sangat bersyukur desanya mendapat roda tiga untuk pembinaan desa dalam pengelolaan sampah.
Diakui Iwar, sebelum Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menjabat, Desa Kiram sangat terisolir dan jarang didatangi warga luar desa.

Baca juga : Kado Akhir Tahun, RSD Idaman Banjarbaru Raih Akreditasi Paripurna Bintang Lima!
“Dulunya Kiram, kampung tertinggal. Alhamdulillah sampai hari ini sudah dikenal semua orang,” ungkapnya.
Dibeberkan Iwar, masih ada beberapa hal yang menjadi harapan warga desa, terutama dalam jaringan seluler. Hanya sedikit jaringan seluler yang bisa terhubung ke desanya.
“Sinyal aja lagi yang kurang (turun-naik), tapi sudah kita usulkan, tinggal menunggu,” tuntasnya.(Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluTPP ASN Pemprov Kalsel Naik 26 hingga 98 Persen
-
HEADLINE3 hari yang laluEl Nino Bikin Kemarau Lebih Panjang dan Kering
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluKalak BPBD Kapuas Turun Langsung Padamkan Api di Saka Purun
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluTrans Banjarbakula Tambah Armada Baru Perkuat Layanan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBPBD Kapuas Salurkan Air Bersih ke Warga Desa Sei Asam
-
Kabupaten Balangan3 hari yang laluSatpol PP Balangan Datangi Warung Karaoke di Lingsir


