Connect with us

Kota Banjarbaru

Menunggu Rilis 21 Prioritas 100 Hari Kerja Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby

Diterbitkan

pada

Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby. Foto: dok kanalkalimantan.com

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru merencanakan merilis laporan capaian 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru.

Sejak dilantik pada 21 Juni 2025, Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono menegaskan sejumlah program prioritas untuk dikerjakan, seperti normalisasi drainase, perbaikan jalan, dan penanganan rumah tidak layak huni.

Lisa Halaby mengungkap, rencana rilis capaian kerja sebagai bentuk keterbukaan kepada publik dan penilaian masyarakat terhadap kinerja awal Wali Kota-Wakil Wali Kota Banjarbaru.

“Progresnya Insyaallah nanti akan kami minta laporannya secara rinci, dan itu akan segera kami sampaikan,” ungkap Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby.

Baca juga: Wali Kota Banjarbaru Terima Penghargaan dari Persatuan Guru Madrasah Indonesia

Lisa Halaby menyebutkan dari 21 program yang telah disusun, seluruhnya kini tengah berjalan sesuai perencanaan.

Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal, transparansi dan keterlibatan langsung di lapangan sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah daerah.

“21 program itu di antara kita normalisasi, drainase, sungai, dan lainnya. Kita sudah jalan semuanya. Progresnya insyaallah nanti kita minta laporan detailnya, dan akan segera disampaikan,” ungkapnya.

Menurut Lisa publik akan dapat melihat perubahan secara konkret di Kota Banjarbaru melalui dokumentasi before -after dari tiap kegiatan yang dilakukan.

Baca juga: Kirim Paket MBG ke Empat Sekolah, SPPG Yayasan Indonesia Emas Sampurna Uji Coba Perdana

“Nanti secara keseluruhan akan kita publish, mana saja yang sudah dikerjakan. Kita tidak hanya menginstruksikan, tapi juga turut turun ke lapangan,” jelas dia.

Selain infrastruktur drainase dan jalan, Pemko Banjarbaru tengah mempersiapkan program perbaikan rumah tidak layak huni, terutama bagi warga yang berada di wilayah terdampak pembangunan atau kondisi sosial-ekonomi rendah.

“Masih ada lagi, termasuk rumah tidak layak huni, itu yang mau kita kerjakan. Yang jelas, daerah-daerah terdampak akan menjadi prioritas,” tambahnya.

Sebagai upaya penguatan koordinasi lintas wilayah, Lisa menekankan, pentingnya penyesuaian kebijakan pembangunan jalan dengan kewenangan wilayah masing-masing, demi optimalisasi dan efektivitas program.

Baca juga: Bupati Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi yang Digelar KPK dan BPK RI Kalsel

Sejalan dengan itu, penanganan utilitas dan infrastruktur menjadi fokus utama.

“Yang jelas untuk daerah-daerah terdampak yang kita prioritaskan, untuk label di Jalan Ahmad Yani kita kembalikan ke kewenangan daerahnya masing-masing. Kita fokus di wilayah tanggung jawab pemerintah kota,” ungkapnya.

“Seperti di Jalan Panglima Batur dan Jalan RO Ulin yang menjadi priotitas kita saat ini untuk membenahi kabel-kabel,” tuntas Lisa. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca