Kota Banjarbaru
Mahasiswa Uniska Hibur Pengunjung KBF dengan Pertunjukan Seni Tradisional
BANJARBARU, Hari keenam setelah dibuka dan diresmikan oleh Gubernur Kalsel pada Sabtu (31/3) lalu, Kalsel Book Fair (KBF) terus menyuguhkan ‘kesegaran’ lewat berbagai acara budaya, diskusi buku, sosial dan lainnya. Seperti Kamis (5/4) sore, KBF kembali menjadi panggung bagi mahasiswa dari Fakultas Studi Islam (FSI) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin untuk unjuk gigi di hadapan para pengunjung.
Wakil Dekan 3 FSI Uniska, Abdul Hafiz, yang juga bertindak sebagai koordinator performance menyampaikan, mereka sangat bangga menampilkan berbagai kegiatan mahasiswa dalam rangka memeriahkan KBF. “Kami menyuguhkan Madihin yang dibawakan Sam’ani, Pencak Silat oleh Hadi dan Akbar, Karate Tradisional oleh Muhammad Fikriyan H dan Tuti Hastuti, dan akustik oleh Luqman dan kawan-kawan,” katanya kepada Kanalkalimantan.com usai acara.
Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Dispersip dan panitia yang sudah memberikan kesempatan untuk mahasiswanya tampil di panggung KBF serta sudah diperkenankan untuk membuka stand pameran di KBF 2018.
Apalagi, FSI Uniska juga membuka stand di KBF 2018. Adapun yang mereka pamerkan berbagai macam kerajinan tangan hasil kreatifitas mahasiswanya seperti kreasi Kain flanel, kreasi stik, kotak tisu, masker, sasirangan, broos, kerudung, boneka. Jenis makanan seperti tempoyak durian, salad buah, nanas bacem, dan lain-lain.


Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, Dra Hj Nurliani Dardie atau yang akrab disapa Bunda Nunung menyambut baik partisipasi mahasiswa FSI Uniska. Dia mengaku sangat bangga atas penampilan mahasiswa Uniska meramaikan KBF dengan menampilkan kesenian tradisional seperti Madihin, pencak silat, karate tradisional dan akustik,
“Bunda juga sangat bangga dan berterima kasih, Uniska turut berpartisipasi sebagai peserta pameran di KBF,” ujarnya.
Bunda Nunung mengatakan, KBF tidak sekedar pameran buku biasa, tapi juga merupakan ajang kreatifitas dari kalangan anak-anak PAUD sampai mahasiswa. “Namun hari ini (kemarin), bunda meminta maaf karena tidak bisa hadir menyaksikan penampilan mereka karena sedang mengantar tamu pulang pada waktu yang bersamaan,” ujarnya. (Abdullah).
Editor: Chell
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
HEADLINE2 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
HEADLINE15 jam yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”


