Kalimantan Selatan
Mahasiswa Demo Rumah Banjar, Tuntut Pencabutan Omnibus Law
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan diserbu massa, Senin (13/7/2020). Kali ini, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang menamakan dirinya Fraksi Rakyat Indonesia Kalsel menyerbu Rumah Banjar –sebutan kantor DPRD Kalsel-, menuntut pencabutan RUU Omnibus Law.
Pantauan di lokasi, massa menuntut untuk bertemu dengan Ketua DPRD Kalsel. Sayang, lantaran permintaan mahasiswa tidak dipenuhi, sempat terjadi adu mulut antara mahasiswa dengan aparat kepolisian.
Lantas, beberapa perwakilan anggota DPRD Kalsel seperti HM Lutfi Saifudin dan Karli Hanafie menemui ratusan mahasiswa yang telah menunggu sejak rapat paripurna DPRD Kalsel dimulai.
Ratusan aparat kepolisian pun tampak mengamankan lokasi demonstrasi. Akibatnya, sebagian Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin ditutup dan terjadi pengalihan arus lalu lintas.

Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan diserbu massa, Senin (13/7/2020). foto: fikri
Hingga berita ini ditulis, mahasiswa tampak beradu argumen perwakilan anggota DPRD Kalsel. (kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : bie
-
HEADLINE2 hari yang laluAlasan Kesehatan, Wakil Wali Kota Wartono Ajukan Pengunduran Diri
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Serahkan Bantuan Mesin dan Perlengkapan Pemadam untuk 75 BPK
-
HEADLINE2 hari yang laluPenampang Saluran Drainase di Ahmad Yani Km 33,5 Tak Mampu Tampung Air
-
HEADLINE3 hari yang laluKualitas Udara Membaik, Pembelajaran Tatap Muka di Palangka Raya Kembali Normal
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluJangan Lengah dari Ancaman Karhutla, Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor
-
Bisnis2 hari yang laluKalsel Membidik sebagai Pusat Gerbang Logistik Kalimantan



