Kanal
Lewat Jalur Air, Pasar Murah Datangi Desa Bararawa Paminggir
AMUNTAI, Menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam dari kota Amuntai menggunakan perahu motor, kedatangan pasar murah ditunggu warga desa Bararawa, Kecamatan Paminggir. Ya, gelaran terakhir pasar murah Bulog dan Diskoperindagkop Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) digelar, Selasa (5/6).
Hanya bisa ditempuh menggunakan transportasi air Disperindagkop bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Dharma Wanita Persatuan akhirnya tiba di Desa Bararawa sekitar pukul 11.00 Wita.
Warga yang sudah lama menunggu pasar murah langsung berbondong-bondong menyerbu lokasi pasar murah kali ini.
Camat Paminggir H Hanafi menuturkan, selama ini warga masyarakat Kecamatan Paminggir sangat menantikan pasar murah, lantaran harga barang kebutuhan pokok di Kecamatan Paminggir terbilang cukup tinggi. Dikarenakan lokasi Kecamatan Paminggir berada di wilayah yang hanya dapat dijangkau hanya dengan jalur ait, sehingga perlu ongkos angkut lebih banyak.
Hanafi berterimakasih kepada pemerintah daerah yang telah melakukan upaya pasar murah di desa Bararawa.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid mengatakan, tujuan pelaksanaan operasi pasar murah ini juga untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan, serta membatu perekonomian masyarakat khususnya desa Bararawa.
“Dengan adanya pasar murah ini, saya harapkan dapat meringankan beban masyarakat dan menggembirakan hati masyarakat di bulan Ramadhan,†tutur Anisah.
Ia menyadari selama ini warga masyarakat Kecamatan Paminggir membeli kebutuhan pokok dengan harga yang cukup tinggi, dibanding wilayah lainnya di HSU. “Dengan adanya pasar murah, diharapkan warga masyarakat desa Bararawa dapat memanfaatkan momentum pasar murah ini,†pungkasnya.
Jenis Sembako yang dijual dalam operasi pasar murah, seperti paket murah Rp 50.000 berisi 2 liter minyak goreng, 2 Kg gula pasir dan 1 Kg tepung. Sementara bahan pokok yang dijual murah lainnya seperti beras, bawang merah, bawang putih, garam dapur, telur itik serta daging sapi yang hanya dijual seharga Rp 80.000/Kg oleh Bulog. (dew)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
HEADLINE1 hari yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
HEADLINE2 hari yang laluRencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluUpayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor
-
HEADLINE3 hari yang laluASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluEnam Pj Kades di Kecamatan Mantangai Dilantik
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluWabup Dodo Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Kuala Kapuas





