Connect with us

HEADLINE

Kuota 2.500 Kursi, Pendaftar SNMPTN di ULM Sudah Tembus 3.324 Orang


Dari data masuk pada bagian kemahasiswaan dan akademik, fakultas yang menjadi idola ialah Fakultas Hukum. Sekitar 43% dari seluruh pendaftar SNMPTN saat ini memilih kuliah di Fakultas Hukum


Diterbitkan

pada

Persaingan merebut bangku di ULM akan semakin ketat dengan banyaknya pendaftar. Foto : net

BANJARMASIN, Persaingan untuk merebutkan bangku kuliah di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2018 akan ketat. Pasalnya, hingga hari kedelapan sejak dibukanya pendaftaran pada 21 Februari lalu, jumlah pendaftar sudah menembus 3.324 orang. Jumlah pendaftar dipastikan akan terus bertambah hingga saat akhir penutupan tanggal 6 Maret 2018 nanti. Padahal, dari jalur SNMPTN ini ULM hanya menjatah kuota 2.500 kursi.

Hal ini disampaikan Rektor ULM Prof Sutarto Hadi kepada Kanalkalimantan.com terkait agenda penerimaan mahasiswa baru di kampus negeri tertua di Kalsel ini. Dia mengatakan, bahwa kecederungannya pendaftaran mahasiswa baru akan terus meningkat.

“Kursi yang disediakan ULM untuk jalur SNMPTN saat ini hanya 2.500 saja. Sementara jumlah pendaftar sudah mencapai 3.324 orang sejak dibuka tanggal 21 Februari lalu. Tentunya akan lebih banyak lagi (jumlah pendaftar) karena baru akan ditutup tanggal 6 Maret. Maka persaingan akan ketat,” ujar Prof Sutarto.

Terkait hal ini, Rektor ULM berharap agar siswa memperhatikan jadwal pendaftaran sehingga tak terlambat dalam mengikuti persyaratan masuk. Mengingat saat ini, pendaftaran juga bsia dilakukan secara online melalui www.ulm.ac.id , www.snmptn.ac.id , dan www.bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id



Walau demikian, bagi yang tak mendaftar melalui SNMPTN, ULM juga membuka jalur penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan seleksi jalur Mandiri.

Terkait kuota SBMPTN dan Seleksi Mandiri di ULM,  Wakil Rektor I Bidang Akademik ULM, Prof Dr Ahmad Alim Bachri mengatakan kouta setiap jalur berbeda. Namun untuk total keseluruhan, ia mengatakan kuota penerimaan mahasiswa baru tahun 2018 totalnya 5.411 kursi. “Untuk jalur SBMPTN, ULM menerima sebanyak 1.974 mahasiswa baru. Sedangkan untuk jalur Mandiri 1.575 mahasiswa baru,” jelasnya.

Foto : net

Prof Bachri menambahkan ,tiga jalur tersebut bisa dimanfaatkan siswa untuk masuk perguruan tinggi negeri  sesuai minat dan kemampuan serta prestasi akademik. “Tiga jalur penerimaan ini bisa dimanfaatkan siswa untuk masuk ULM sesuai minat dan kemampuan serta prestasi akademik mereka di sekolah.”

Menariknya, dari data asuk yang berhasil dihimpun Kanalkalimantan.com pada bagian kemahasiswaan dan akademik, fakultas yang menjadi idola ialah Fakultas Hukum. Terbukti sekitar 43% dari seluruh pendaftar SNMPTN memilih kuliah di Fakultas Hukum.

Sebelumnya, Hal ini sebagaimana hasil kesepakatan Menristek Dikti dengan 85 PTN se Indonesia pada tanggal 12 Januari 2018, terkait dimulainya kegiatan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2018. Peresmian dilakukan di Auditorium Utama Kemenristekdikti dengan dihadiri para pejabat di lingkungan Kemenristekdikti, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, para Rektor PTN seluruh Indonesia, serta Wakil dari beberapa Sekolah SMA/SMK/MA .

Penyelenggaraan penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi; Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi; Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri.

Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan di atas, jalur penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri.(ammar)

SKEMA PELAKSANAAN SNMPTN/SBMPTN/MANDIRI 2018

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir mengumumkan peresmian dimulainya kegiatan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada tahun 2018.

SELEKSI SNMPTN
 

Proses kegiatan SNMPTN akan dimulai dengan pengisian data di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Proses awal agar siswa bisa memenuhi syarat pendaftaran SNMPTN ini mulai berlangsung pada 13 Januari 2018.

Jadwal pengisian data rekam prestasi dan portofolio akademik siswa di PDSS berlangsung pada 13 Januari – 10 Februari 2018. Sedangkan pendaftaran SNMPTN akan dilaksanakan pada 21 Februari – 6 Maret 2018. Sedangkan hasil seleksi SNMPTN diumumkan pada 17 April 2018.

Penerimaan calon mahasiswa baru melalui SNMPTN 2018 juga mempertimbangkan level akreditasi sekolah asal pendaftar yang menyetor data ke PDSS. Untuk sekolah dengan Akreditasi A dapat mendaftarkan 50 siswa terbaiknya. Sementara untuk sekolah pemilik Akerditasi B bisa mendaftarkan 30 siswa terbaiknya. Adapun untuk sekolah dengan Akreditasi C menerima kesempatan mendaftarkan 10 persen siswa terbaik di sekolahnya. Terakhir sekolah dengan Akreditasi lainnya, atau di bawah level-level tadi, hanya bisa mendaftarkan 5 persen siswa terbaiknya.

SELEKSI SBMPTN
 

Untuk SBMPTN, seleksi akan memakai model Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Penilaian dalam seleksi ini juga bisa memakai kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa.

Pendaftaran online bagi peserta SBMPTN, baik melalui model seleksi UTBC maupun UTBK, berlangsung pada 5 April – 27 April 2018. Biaya pendaftaran SBMPTN ditanggung oleh peserta, yakni Rp 200.000. Sementara pelaksanan ujian akan digelar pada 8 Mei 2018. Khusus untuk Ujian Ketrampilan, akan dilaksanakan pada 9 dan/atau 11 Mei 2018. Pengumuman peserta yang lolos seleksi di jalur SBMPTN akan dilaksanakan pada 3 Juli 2018.

Layanan informasi resmi untuk SBMPTN bisa didaptkan melalui http://www.sbmptn.ac.id dan http://halo.sbmptn.ac.id dan call-center 0804-1-456-456.

SELEKSI MANDIRI
 

Seleksi Mandiri, yaitu seleksi yang diatur dan ditetapkan oleh masing-masing PTN dan dapat memanfaatkan nilai hasil SBMPTN. Untuk jalur Mandiri, alokasi daya tampung paling sedikit 30% persen dari total penerimaan dari Jalur SNMPTN dan SBMPTN.

 

Reporter : Ammar
Editor : Chell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->