Kabupaten Banjar
Ketua TP PKK Banjar Apresiasi Rapat Kerja TPKJM Dinkes Banjar
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Rapat Kerja Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mendapat apresiasi dari Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas.
Di Kabupaten Banjar diketahui menunjukkan adanya penurunan angka gangguan jiwa, walaupun ada beberapa kasus yang harus ditangani secara serius.
Hal tersebut diungkapkannya Nurgita Tiyas saat membuka Rapat Kerja TPKJM Kabupaten Banjar di Hotel Roditha, Banjarbaru Selasa (27/5/2025) pagi.
Baca juga: Mulai 1 Juni Jembatan A Yani Km 31 Banjarbaru Ditutup Total

Nurgita berharap dapat berperan aktif dari sisi pencegahan gangguan jiwa dan dari tim untuk penyelesaian masalahnya.
Ia menjelaskan, perannya untuk memperkuat kesejahteraan keluarga dari berbagai permasalahan umum dalam keluarga antara lain persoalan pribadi, percintaan, perselingkuhan, perceraian, kekerasan terhadap anak dan masalah ekonomi.
“Masalah tersebut terintegrasi untuk dilakukan penyelesaian secara serius sehingga dapat semakin berkurang,” harap dia.
Menurut dia, tugas PKK untuk mengedukasi masyarakat untuk memberikan wawasan dan pengetahuan cara bereaksi terhadap masalah berlandaskan keyakinan agama yang dipercaya sehingga kesejahteraan dan ketahanan keluarga dapat dicapai.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar drg Yasna Khairina mengungkapkan, rapat kerja ini untuk merinci tugas SKPD dan pihak terkait dalam TPKJM Kabupaten Banjar.
“Rapat ini diikuti dari SKPD terkait antara lain Disdukcapil, Dinsos, PMD dan camat serta dari Polres dan Kodim 1006 Banjar,” ujar Yasna.
Baca juga: PUPR Kalsel Komitmen Bangun Permukiman Layak dan Sanitasi Berkelanjutan

Rapat itu, lanjut dia juga untuk menyamakan persepsi dan berkolaborasi dalam menjalankan tugas masing-masing.
Ia berharap melalui tim ini kesehatan jiwa masyarakat semakin bagus.
Bagi penderita gangguan jiwa dapat dilayani sesuai standar karena Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat termasuk salah satu dalam indikator 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.
Yasna mengungkapkan, angka penderita gangguan jiwa tahun 2024 di Kabupaten Banjar sebanyak 1.119 orang. Semuanya sudah terlayani oleh pihak kesehatan dengan cara intervensi dan pengobatan.
Rapat kerja ini juga menghadirkan narasumber dari RSUD Ratu Zalecha Martapura dr Winda Oktari Anryanie Arief, Sp KJ yang memberikan materi tentang Integrasi Lintas Sektoral Pemulihan ODGJ pada Layanan Psikiatri Komunitas. (kanalkalimantan.com/dkispbanjar/kk)
Reporter: kk
Editor: Dhani
-
HEADLINE1 hari yang laluCemari Lingkungan, Komisi III DPRD Banjarbaru Cek SPPG ‘Merah’
-
HEADLINE2 hari yang laluRencana Aksi Bersama Pengendalian Banjir Kawasan Banua Enam
-
HEADLINE3 hari yang laluASN Bisa WFA dan Cuti Bersama hingga Dua Minggu, Begini Skemanya
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluUpayakan Penanganan Banjir di Banua, Pemprov Kalsel Gelar Rakor
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluEnam Pj Kades di Kecamatan Mantangai Dilantik
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluWabup Dodo Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Kuala Kapuas


