Kalimantan Selatan
Kelompok Usia 15-24 Tahun Penerima Santunan Jasa Raharja Tertinggi di Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Salah satu tugas Jasa Raharja adalah memberikan santunan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sesuai dengan ketentuan.
Jasa Raharja Kalimantan Selatan (Kalsel) melaporkan penerima santunan tertinggi diberikan kepada kelompok di rentang usia 15-24 tahun.
Berdasarkan data, jumlah santunan tertinggi yang dibayarkan Jasa Raharja di wilayah Kalsel tahun 2024, urutan pertama ada pada kelompok usia 15-19 tahun berjumlah 133 korban dengan santunan sebanyak Rp4.087.961.804.
Baca juga: Dapur MBG Wajib Miliki Sertifikat Laik Higienis Sanitasi
Sementara urutan kedua ada pada kelompok usia 20-24 tahun berjumlah 129 korban dengan santunan sebanyak Rp3.675.710.941.
Penanggung Jawab Bidang Pelayanan Jasa Raharja Kalsel, Muhammad Noor Taufiq menyebut, dampak lakalantas jumlah tersebut mengakibatkan puluhan korban meninggal dunia dan luka berat.
“41 korban meninggal dunia dan 85 korban luka luka,” ucap Taufiq kepada Kanalkalimantan melalui pesan WhatsApp, Jumat (17/10/2025) siang.
Baca juga: Kemensetneg Belanja Masalah Program MBG di Banjarbaru
Jasa Raharja menggencarkan edukasi keselamatan lalu lintas kepada pelajar dan pekerja produktif guna mengurangi lakalantas.
“Kami juga mengimbau kepada guru untuk memberikan pesan keselamatan pada saat pembelajaran dimulai maupun setelah selesai,” ujarnya.
Menurut Taufiq, angka lakalantas pada usia 15-24 tahun disebabkan oleh tingkat mobilitas mereka yang sangat tinggi.
Baca juga: Kalak BPBD Kapuas Hadiri Rakor Evaluasi Karhutla Kalteng
Untuk itu, Jasa Raharja berpesan, pertama tidak menggunakan kendaraan bermotor di usia remaja 10-17 tahun.
“Banyak sekarang pelajar yang jarak rumahnya jauh dari sekolah itu mereka diizinkan oleh orangtuanya bersepeda motor, padahal itu tidak diperkenankan di rentang usia tersebut,” ungkapnya.
Kedua, bagi mereka yang usianya di atas 17 tahun maka diharapkan untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Dan yang terakhir adalah selalu mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
HEADLINE3 hari yang laluRencana Jembatan Barito II, Pemprov Kalsel Ikut Menyusun DED
-
Pendidikan3 hari yang laluCara Cek NISN PIP 2026 agar Dana Bantuan Tidak Hangus
-
HEADLINE2 hari yang laluFasum Lapangan Basket Berbayar, Begini Penjelasan Kadisbudporapar Banjarmasin
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas Dampingi Wakapolda Kalteng ke Polres Kapuas
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluNol Kilometer Lokasi Pasar Wadai Ramadan Banjarmasin
-
PUPR PROV KALSEL1 hari yang laluPUPR Kalsel Beberkan Rencana Pembangunan Jembatan Barito Dua



