Kabupaten Kapuas
Kapuas Target Turunkan Angka Stunting
KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berupaya menurunkan angka stunting.
Salah satunya dengan menggelar penyuluhan stunting dan Posyandu di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Jumat (3/6/2022).
Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT mengatakan, Kabupaten Kapuas sudah mengalami penurunan stunting dari angka 42,37 persen menjadi 25 persen.
“Terjadi penurunan sekitar 17,38 persen,” kata Ben Brahim saat membuka kegiatan penyuluhan stunting dan Posyandu di Kecamatan Selat.

Camat Selat, Yaya Setiyabudi. Foto: ags
Baca juga : KaTa Kreatif Kemenparekraf, Kota Banjarbaru Sodorkan Ekraf Sektor Kriya
Lanjut, Bupati Kapuas bahwa dengan langkah dan strategi yang dilakukan pihaknya selama ini, sehingga Kapuas juga menjadi tingkat pertama di Kalteng dalam penanganan stunting.
“Maka, kita akan terus lakukan inovasi untuk penurunan stunting dan pada tahun ini kita targetkan bisa turun sampai 14 persen,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Kapuas Ben Brahim menyampaikan kepada kepala SOPD lingkup Pemkab Kapuas, bersinergi melaporkan kepada camat, apabila SOPD menggelar suatu kegiatan di setiap kecamatan,” ucap Ben Brahim.
Sementara itu, Camat Selat, Yaya Setiyabudi berharap dengan dilaksanakannya penyuluhan stunting dan pusyandu tersebut maka angka stunting di Kecamatan Selat bisa turun sampai nol persen.
“Jadi, kami harap angka stunting di Kecamatan Selat bisa turun drastis,” pungkas Camat Yaya. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter : ags
Editor : kk
-
Kota Banjarmasin2 hari yang laluIni Aturan Warung Makan Selama Ramadan di Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluStadion Internasional di Landasan Ulin Barat, Lahan 28,7 Hektare Disiapkan
-
HEADLINE2 hari yang laluHendak Tawuran, 16 Remaja Bawa Sajam Diamankan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBerbagi Semangat Mengaji dengan Dansatgas TMMD di TPA Al Ikhlas
-
Kabupaten Balangan3 hari yang lalu“Bakawaan Season 1” Perkuat Kolaborasi Ekosistem Ekraf Balangan
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluBanjarmasin Masih ‘Darurat Sampah’, Dorong Pengolahan Sampah Organik Mandiri

