Kabupaten Banjar
Kapolda: Bangunan Usia 20 Tahun dan Sering Kebanjiran Jadi Sebab Ambruknya Alfamart
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Insiden ambruknya bangunan gedung ruko yang ditempati Alfamart di Jalan A Yani Km 14 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Senin (18/4/2022) petang, menjadi keprihatinan banyak pihak. Diduga, kondisi bangunan dan konstruksinya menjadi penyebab ambruknya gedung yang menyebabkan 3 orang tewas dan 5 korban lain masih dalam pencarian hingga dini hari ini.
Kapolda Kalsel Irjen Rikhwanto yang meninjau lokasi mengatakan, robohnya bangunan tersebut diduga lantaran umur bangunan yang sudah berusia hampir 20 tahun.
“Gedung ini berusia hampir 20 tahun dan sering terendam air gambut sehingga konstruksi sudah tidak seperti awal dibangun. Jadi pada saat sebelum kejadian warga sekitar mengaku adanya dentuman-dentuman sebanyak delapan kali yang terjadi menandakan adanya retakan dan konstruksi yang patah,” terangnya.
Dugaan konstruksi yang gagal tadi, pihaknya sudah menghubungi Laboratorium Forensik Surabaya untuk memeriksa dugaan robohnya bangunan Alfamart tersebut.
“Kemungkinan besok sudah bisa datang untuk mengecek konstruksi yang sudah ada dan mengapa menjadi bisa roboh,” katanya.
Hingga saat ini, pihak gabungan Basarnas, BPBD Banjarmasin dan Relawan masih melakukan evakuasi di reruntuhan bangunan tersebut.
“Saat ini data yang kita dapatkan ada sebanyak 8 orang korban selamat, 3 orang meninggal dan 5 orang masih dalam tahap pencarian,” tegasnya. (Kanalkalimantan.com/kk)
Reporter : kk
Editor : cell
-
HEADLINE2 hari yang laluTak Miliki PBG dan NIB, Tiga Lapangan Padel Disetop
-
HEADLINE3 hari yang laluTambang Emas Ilegal di Tahura Sultan Adam Ditertibkan
-
Kabupaten Kotabaru2 hari yang laluPawai Ta’aruf Awali MTQN ke-56 Kotabaru di Pulau Laut Selatan
-
Pemprov Kalsel3 hari yang laluKontrak Pembangunan Jembatan Pulau Laut, Gubernur Kalsel: Target Selesai 2028
-
DPRD BANJARBARU2 hari yang laluBang Iyal Serahkan Bantuan Kebakaran di Cempaka
-
HEADLINE3 hari yang laluWFH Pegawai Pemko Banjarmasin, Plt Sekda: Tidak Semua Bisa Terapkan





