Kabupaten Banjar
Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Pantau Kesehatan Hewan Qurban
Syarat Hewan Qurban, Tanpa Cacat, Tak Berpenyakit, Cukup Umur
MARTAPURA, Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar prediksi ketersediaan stok hewan qurban Idul Adha 1439 H/2018 di wilayah Kabupaten Banjar tercukupi.
Dokter hewan di Dinas Peternakan Kabupaten Banjar Akbar Susanto mengatakan, pihaknya selalu memberikan pembinaan kepada pengepul hewan ternak qurban agar memilih hewan ternak yang sehat sesuai dengan standarisasi hewan qurban.
“Baik dari segi umur minimal usia hewan qurban 2 tahun (sapi dan kerbau) dan kesempurnaan fisik hewan qurban tidak boleh cacat mulai dari kepala hingga ekor dalam keadaan sempurna,†kata Akbar Susanto.
Menurut dokter hewan di Dinas Peternakan Kabupaten Banjar ini, ciri-ciri hewan qurban yang sehat, dilihat secara fisik yakni bagian hidung hewan agak lembab atau seperti berkeringat, sorot mata yang cerah, nafsu makan yang baik, bulu hewan tidak rontok, tanduk yang sempurna, ekor tidak putus, alat reproduksi hewan sempurna, kaki hewan lengkap tidak boleh pincang dan tidak adanya bekas luka bakar.
Lebih lanjut, Akbar Susanto menambahkan pihak Dinas Peternakan menyampaikan kepada masyarakat tentang syarat-syarat hewan qurban yang baik, disamping itu pihaknya juga rutin setiap tahun memberikan sosialisasi kepada panitia hewan qurban tentang aspek pemilihan, penanganan dan penyembelihan hewan qurban yang baik dan benar.
“Kami bekerjasama dengan Polres yang terjun langsung memantau bersama untuk sampling ke pengepul, mencek kesehatan hewan, maupun cek kesempurnaan hewan qurban,†pungkasnya.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Banjar Mahdalena mengatakan, berdasarkan data hewan qurban tahun 2017 lalu, jumlah hewan qurban sebanyak 1.530 ekor terdiri dari sapi 921 ekor, kerbau 259 ekor dan kambing 350 ekor, dengan 55 pengepul yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Banjar.
Untuk tahun 2018 ini, Dinas Peternakan memperkirakan hampir sama dengan tahun 2017, bahkan ada kemungkinan penambahan hewan qurban. Kemungkinan bertambahnya hewan qurban tersebut karena antusias masyarakat dari tahun ke tahun untuk berqurban terus meningkat.
“Terus bertambah karena di Kabupaten Banjar mayoritas Islam, antusias masyarakat berqurban selalu ada peningkatan,†jelasnya.
Pelaksanaan ibadah qurban yang makin dekat, Mahdalena menghimbau kepada pengepul hewan ternak qurban agar selalu menjaga kesehatan hewan qurban.
“Jangan sampai terkena penyakit, kandang harus dibersihkan setiap saat, diberi makan rumput yang baik, disediakan air yang cukup dan juga diberikan vitamin,†anjurnya.
Sehingga menurut Mahdalena, hewan qurban tersebut pada saat dijual nantinya sesuai dengan standarisasi kesehatan hewan. (rendy)
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluAksi Kamisan di Banjarmasin, Kasus Andrie Yunus: Teror Terhadap Pembela HAM
-
HEADLINE2 hari yang laluPemko Banjarbaru Alihkan CFD ke Jalan Panglima Batur, Dimulai 12 April
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluPelajari Sistem Pemilahan Sampah dari Hulu, Wali Kota Lisa Bersama Camat Lurah Bertemu Menteri LH RI
-
Kabupaten Kotabaru3 hari yang laluKemegahan Pembukaan MTQN ke-56 Kotabaru di Pulau Laut Selatan
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBupati Bersama Alim Ulama dan Habaib Ikuti Haul Ke-88 Syekh Muhammad Kasyful Anwar
-
Kabupaten Kotabaru3 hari yang laluMTQN ke-56 Kotabaru Resmi Dimulai, 498 Peserta Ikuti 17 Cabang Lomba







