HEADLINE
Jaringan Narkoba Fredy Pratama Masih Operasi, 101 Kg Sabu Dimusnahkan Polda Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memusnahkan 101,6 kilogram narkotika jenis sabu hasil tangkapan dari 48 laporan polisi, Kamis (11/9/2025) siang.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha mengatakan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel mengungkap barang bukti tindak pidana narkotika ini terdiri dari 101,6 kilogram sabu, 11.973,5 butir ekstasi, dan serbuk ekstasi sebanyak 134,7 gram.
“Dari 45 laporan polisi yang berhasil diungkap dan ditangkap dari Direktorat Narkoba dengan jumlah barang bukti sebanyak 101,6 kg sabu, kemudian ekstasi sebanyak 11.973,5 butir, dan serbuk ekstasi sebanyak 134,7 gram,” ujar Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha saat kegiatan pemusnahan barang bukti tindak pidana narkoba.
Baca juga: Resmi Dilepas, Kontingen Kalsel Turun di 13 Cabor Pomnas XIX

Narkoba yang dibungkus seperti makanan dan minuman para tersangka yang ditangkap berjumlah 60 orang, terdiri dari 59 laki-laki dan 1 perempuan.
“Dan profesinya bermacam-macam, dari berbagai provinsi. Jaringan narkoba yang kita ungkap ini jaringan antar provinsi yaitu dari Kalbar, Kalteng, Kalsel dan juga dari Medan, Jakarta, Semarang, Banjarmasin, serta jaringan Aceh, Medan, Jakarta dan Banjarmasin,” sebut Kapolda Kalsel
Jaringan-jaringan yang didapati itu, kata Kapolda Kalsel, masih merupakan bagian jaringan Fredy Pratama -buronan Mabes Polri- yang hingga kini belum juga tertangkap.
Baca juga: 40 Peserta Ikuti Pemulihan Ekonomi Pascabencana BPBD Banjar
Berdasar dari keterangan para tersangka didapati harga sabu yang dijual dan diedarkan per gram adalah Rp1 juta dan harga ekstasi per butir Rp700 ribu.
“Diasumsikan jika 1 gram sabu dapat digunakan 5 orang dan 1 butir estasi dapat digunakan 1 orang
dan biaya atau barang bukti ini apabila kita hitung dalam bentuk uang maka memiliki nilai Rp110 miliar,” sebutnyam
Estimasi angka yang didapati itu, Kapolda menegaskan perlunya kerjasama dari semua pihak untuk berperang mengungkap lebih banyak kasus narkoba yang ada di Kalsel.
Baca juga: WARNING! Debit Sungai Riam Kiwa Naik, Warna Air Keruh
“Kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan mari kita bulatkan tekat bersama untuk memerangi narkoba,” tuntas Kapolda Irjen Pol Rosyanto. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Komunitas2 hari yang laluKebersamaan PRTB Banjarmasin dalam Reuni dan Halalbihalal
-
Kriminal Banjarmasin2 hari yang laluTiga Pelaku Pengeroyokan di Sungai Bilu Menyerahkan Diri ke Polisi
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluHari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas, Gubernur Kalteng: Penguatan Sektor Pertanian
-
HEADLINE1 hari yang laluJemaah Haji Mulai Diberangkatkan 22 April
-
Ekonomi1 hari yang laluEkonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Positif, Inflasi Bulanan 0,86 Persen
-
Kabupaten Banjar8 jam yang laluWabup Lantik 177 Pejabat di Lingkungan Pemkab Banjar





