Kota Banjarmasin
Imbas Kebakaran Kelayan B, Toko Elektronik Tak Bisa Buka
BANJARMASIN, Musibah kebakaran yang terjadi di jalan Kelayan B RT 7 Kelurahan Kelayan Timur, Banjarmasin pada Minggu (13/10) malam berdampak pada operasional toko elektronik yang dikelola oleh Indra.
Ditemui Kanalkalimantan.com pada Senin (14/10) pagi, Indra yang mengelola Toko Elektronik Fitria ini mengaku pasrah. Karena, sebagian peralatan listrik di kiosnya mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Apalagi, tempat kiosnya berada persis di samping lokasi kebakaran. Kendati demikian, masih ada barang di tokonya yang bisa diselamatkan.
Baca: GilIran Si Jago Merah Mengamuk di Kelayan B Banjarmasin
“Banyak peralatan listrik yang bisa diselamatkan, cuma banyak yang basah karena kena semprot. Di sini menjual alat-alat listrik,†kata Indra kepada Kanalkalimantan.com.
Akibat musibah kebakaran ini, toko yang ia kelola tak bisa operasional. “Sementara tidak bisa operasional, menunggu perbaikan sama instalasi listrik,†tambahnya.
Kendati demikian, dirinya belum bisa menaksir kerugian akibat kebakaran ini. “Saya ini tidak memikirkan kerugian. Tidak menghitung lagi, (karena) ada kerusakan yang terbakar,†ujarnya.
Menurut Indra, barang-barang yang terkena kebakaran terletak di sisi kiri kiosnya. “Di sisi sini rata-rata terbakar, sementara di sisi sini basah karena kena semprot,†jelasnya. “(Yang terbakar) stop kontak, kabel ada juga. Sementara yang tidak terkena api (yaitu) lampu dan aksesoris lampu,†tambahnya. (fikri)
Editor : Bie
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluPemprov Kalsel Benahi Fasilitas Olahraga di Stadion 17 Mei
-
HEADLINE2 hari yang laluPantai Teluk Tamiang: Mutiara Tersembunyi di Pelosok Kotabaru
-
Kota Samarinda2 hari yang laluLelaki Mabuk Bakar Rumah di Samarinda Nyaris Tewas Diamuk Massa
-
HEADLINE3 hari yang laluMasa Peralihan, Suhu Udara Wilayah Kalsel Capai 34 Derajat Celcius
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluTarget Pertumbuhan 5 Persen Kunjungan Wisatawan di Kalsel
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluDesa Pihaung Potong Sapi Kurban Presiden RI Seberat 950 Kg

