Kalimantan Barat
Hilang Lima Hari usai Pamit Cari Sinyal, Meri Akhirnya Ditemukan
KANALKALIMANTAN.COM – Meri Merianti, remaja asal Dusun Sejaruk Param, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) akhirnya ditemukan.
Siswa SMA tersebut ditemukan di sebuah pondok ladang warga sekitar 150 meter dekat dari rumahnya.
Kapolsek Samalantan, Ipda Nusantara Sembiring mengatakan Meri ditemukan oleh warga yang saat itu mencari kayu di hutan. Anehnya, pondok ladang itu tak jauh dari rumah Meri, hanya berjarak 150 meter.
Padahal, sebelumnya pihak keluarga dan aparat kepolisian telah mencari ke wilayah itu.
“Meri ditemukan warga di pondok ladang, yany berjarak 150 meter dari rumahnya, warga saat itu hendak mencari kayu ke hutan,” katanya saat dihubungi SuaraKalbar.id -jaringan Kanalkalimantan.com, Selasa (3/11/2020).
Saat ditemukan,lanjut Nusantara, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Namun kondisinya lemas karena Meri mengaku tidak makan selama lima hari di pondok itu.
“Dia mengaku main HP di pondok itu,” terangnya.
Menurut pengakuan Meri, ia merasa kesulitan untuk memanggil orang yang saat itu melakukan pencarian terhadap dirinya. Polisi hingga kini masih menyelidiki Terhadap kasus ini.
“Masih diselidiki, memang disana tidak ada sinyal. Dia mengaku main HP tapi diduga itu halusinasi Meri saja,” ujarnya.
Sebelumnya, Meri Merianti dikabarkan menghilang. Ia menghilang usai pamit cari sinyal kepada orang tuanya pada Rabu (27/10/2020).
Meri pamit kepada orang tua mencari sinyal untuk mengejarkan tugas sekolah yang diberikan oleh gurunya.
Lokasi untuk mencari sinyal tersebut berjarak kurang lebih 300 meter dari rumahnya. Namun selang lima hari, Meri tak kunjung pulang ke rumahnya hingga dilakukan upaya pencarian terhadap remaja yang masih duduk kelas dua di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Lembang Bawah itu. (suara.com/eko susanto)
Reporter:suara.com
Editor: kk
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
HEADLINE2 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTMMD Ke-127 Dimulai, Bupati HSU: TNI Berperan Aktif Percepat Pembangunan Pedesaan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluResmikan Puskesmas, Bupati Banjar Harapkan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat


