Pemprov Kalsel
Hibah Sarana Budidaya Haruan ke Pokdakan Mandiri Bersama
KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus menunjukkan komitmen mendorong pengembangan sektor perikanan budidaya sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalsel berikan bantuan hibah sarana budidaya ikan gabus (haruan) kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mandiri Bersama di Desa Sungai Lirik, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala.
Hibah bantuan dari Gubernur Kalsel ini dalam meningkatkan produktivitas budidaya ikan melalui pengembangan kawasan Haruan Estate yang diharapkan menjadi sentra produksi ikan haruan unggulan di Kalsel.
Baca juga: Dislautkan Kalsel Serahkan Bantuan Perahu Bermotor untuk Pokmaswas

Penyerahan bantuan dilakukan Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Kuala, kepala desa setempat, penyuluh perikanan, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.
Rusdi Hartono menegaskan, ikan haruan merupakan salah satu komoditas perikanan khas Kalsel yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat.
“Pengembangan budidaya haruan menjadi salah satu fokus Pemprov Kalsel, karena memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Melalui bantuan sarana budidaya ini, kami ingin memperkuat kapasitas kelompok pembudidaya agar mampu meningkatkan produksi secara berkelanjutan dan berdaya saing,” ujar Rusdi, Jum’at (12/6/2026), dikutip dari Media Center Kalsel.
Baca juga: PPIH Debarkasi Banjarmasin: 1.793 Orang Sudah Pulang ke Tanah Air
Program Haruan Estate tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem usaha budidaya yang terintegrasi mulai dari pembenihan, pembesaran, hingga pemasaran hasil produksi.
“Arahan bapak Gubernur sangat jelas, yaitu menjadikan sektor perikanan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah. Karena itu, pengembangan Haruan Estate harus mampu menciptakan nilai tambah, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan,” katanya.
Keberhasilan pengembangan budidaya ikan haruan memerlukan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh perikanan, kelompok pembudidaya, dan seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga: 9 Tahun di Penjara, Rita Widyasari Pulang Kampung Disambut Warga
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pokdakan Mandiri Bersama untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil budidaya. Kami optimistis kawasan Haruan Estate dapat berkembang menjadi sentra budidaya unggulan yang mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Pemprov Kalsel berharap budidaya ikan haruan semakin berkembang, memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, serta memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu daerah penghasil ikan haruan unggulan di Indonesia. (Kanalkalimantan.com/kk)
Editor: kk
-
Kalimantan Selatan22 jam yang laluCuaca Kalsel Diprakirakan Masih Cerah, Suhu Udara Capai 36 Derajat Celcius
-
HEADLINE2 hari yang lalu22 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Tak Tercatat Manifes
-
HEADLINE1 hari yang laluSanksi Karhutla, Lima Izin Konsesi Perusahaan di Kalteng-Kalsel-Kalbar Dicabut
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Luncurkan QRIS Digitalisasi Pembayaran Retribusi
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluDinsos P3AP2KB Banjar Bantu Warga Pemilik Rumah Tak Layak Huni di Gudang Hirang
-
HEADLINE1 hari yang laluPenyelam Basarnas Berupaya Masuk Kapal Virgo, Kompartemen Bawah Paling Sulit dan Berbahaya


