RSD Idaman
Hari Ginjal Sedunia, RSD Idaman Ajak Masyarakat Sadar Kesehatan Ginjal
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru memperingati Hari Ginjal Sedunia atau World Kidney Day yang diperingati setiap tahunnya pada hari Kamis di minggu kedua bulan Maret.
Pada peringatan Hari Ginjal Sedunia Tahun 2025 ini, RSD Idaman melalui Instalasi Hemodialisis menyelenggarakan kegiatan edukasi rutin seputar kesehatan ginjal dan hipertensi dibawakan secara langsung oleh dokter spesialis penyakit dalam, Achmad Dainuri, Kamis (13/3/2025).
Selain penyampaian edukasi, Instalasi Hemodialisis juga turut membagikan bingkisan kepada para pasien sebagai bentuk rasa syukur atas kesehatan para pasien serta pula dalam menyambut bulan suci Ramadhan Tahun 1446 Hijriah.
Direktur RSD Idaman Kota Banjarbaru, dr. Danny Indrawardhana, MMRS mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Instalasi Hemodialisis dalam melaksanakan kegiatan ini. Menambah wawasan soal penyakit ginjal, diakuinya sangat penting lantaran tren penyakit ini terus mengalami peningkatan.
Baca juga: Silaturahmi Bupati dan Wabup HSU dengan PCNU dan Muslimat Alabio
“Kasus penyakit ginjal ada peningkatan oleh karena itu menurut kami penting kesehatan ginjal harus dijaga dengan pengetahuan yang cukup. Tanda-tandanya, gejala dari penyakit ginjal itu sangat umum dan cepat. Ada baiknya untuk rutin lakukan pemeriksaan kesehatan agar dapat terdeteksi dini dan ditangani dengan cepat,” ucapnya.
Danny berharap, dengan adanya peringatan Hari Ginjal Sedunia ini dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar dapat menjaga kesehatan ginjal dan selalu melakukan gaya hidup sehat.

RSD Idaman memperingati hari Ginjal Sedunia Foto: Humas
“Harapannya pasien dapat teredukasi dengan baik tentang tanda dan gejala sakit ginjal, dan apabila sudah mengalami, pasien dapat menjaga dan meningkatkan kualitas hidupnya dengan melakukan cuci darah. Insya Allah di RSD Idaman kami akan memberikan pelayanan yang maksimal,” tuntasnya.
Baca juga: Denpom Lanal Banjarmasin Kabulkan Pemeriksaan Tes DNA Cairan Mani dari Jenazah Juwita
Perlu diketahui, penyakit ginjal menjadi salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Penyakit ini sebagian besar dipicu oleh gaya hidup penderitanya, termasuk komplikasi berbagai penyakit lainnya yang secara bertahap dapat menurunkan fungsi ginjal.
Oleh karena itu kesiapsiagaan akan upaya pencegahan penyakit ginjal perlu diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari cek kesehatan secara rutin, menghindari asap rokok, rajin aktifitas fisik, diet sehat dengan konsumsi kalori seimbang, istirahat cukup dan kelola stres. (Kanalkalimantan.com/al)
Reporter: al
Editor: kk
-
HEADLINE1 hari yang laluAlasan Kesehatan, Wakil Wali Kota Wartono Ajukan Pengunduran Diri
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Serahkan Bantuan Mesin dan Perlengkapan Pemadam untuk 75 BPK
-
HEADLINE1 hari yang laluPenampang Saluran Drainase di Ahmad Yani Km 33,5 Tak Mampu Tampung Air
-
HEADLINE2 hari yang laluKualitas Udara Membaik, Pembelajaran Tatap Muka di Palangka Raya Kembali Normal
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluJangan Lengah dari Ancaman Karhutla, Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor
-
Bisnis1 hari yang laluKalsel Membidik sebagai Pusat Gerbang Logistik Kalimantan



