Connect with us

Kota Banjarmasin

Geopark Meratus Unjuk Gigi di Forum Internasional ke 6 APGN

Diterbitkan

pada

Kalsel kembali menyajikan variasi geosite Geopark Nasional Pegunungan Meratus saat mendapatkan kesempatan prosentasi. Foto: net

BANJARBARU, Geopark Nasional Pegunungan Meratus menonjolkan sejarah kejadian bumi pada beberapa geosite.  Kandungan ofiolit tertua salah satu hal yang terus dipublis oleh Badan Pengelola Geopark Nasional Pegunungan Meratus.

Melalui Forum Internasional Simposium ke-6 Asia Pasific Geopark Network (APGN) di Kota Mataram,  Nusa Tenggara Barat (NTB),  Kalsel kembali menyajikan variasi geosite Geopark Nasional Pegunungan Meratus saat mendapatkan kesempatan prosentasi.

“Pada pertemuan tersebut kami prosentasi menulis jurnal supaya dimasukan ke dalam jurnal geopark internasional.  Hal yang kami tulis variasi geosite apa aja.  Tema yang diusung kemarin diprosentasikan dalam bahasa inggris,” jelas Kepala Bidang Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM)  Kalsel,  Ali Mustofa.

Menurut Ali,  dari prosentasi tersebut ada beberapa masukan dari tim penilai unesco global geopark (UGG).  Salah satunya Kalsel diminta memperkaya data sejarah kejadian bumi.

“Rekomendasi tersebut akan kami tindak lanjuti dengan penulisan bersama tim ahli geologi. Jika kita membuktikan dengan data bahwa misalnya di tempat kita ada kejadian bumi yang tidak terjadi di tempat lain,  maka otomatis pengusulan UGG pasti diterima,”  tegas Ali.

Adapun pada pertemuan yang dilaksanakan tanggal 3-6 September  tersebut menghasilkan beberapa hasil penting.  Selain penulisan jurnal juga disepakati kerjasama dengan 15 geopark nasional dan empat UGG.  Dari kerjasama tersebut masing-masing geopark saling membantu promosi.

“Misal wisatawan yang berkunjung ke Bali juga akan diberitahukan bahwa di tempat lain ada geopark dengan keunggulan macam-macam,  sehingga pengunjung bisa melanjutkan perjalan ke geopark lainnya.  Keuntungan kerjasama tersebut Geopark Pegunungan Meratus mendapatkan promosi dari geopark lainnya, ” urainya.

Hasil lainnya pada pertemuan tersebut Geopark Nasional Pegunungan Meratus menawarkan diri menjadi tuan rumah pertemuan geopark Malindo (Malaysia-Indonesia).(rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->