INTERNASIONAL
Dubes RI di Arab Saudi Bantah Akan Dibukanya Kembali Masjidil Haram dan Nabawi
KANALKALIMANTAN.COM, MEKKAH – Duta Besar Indonesia Untuk Arab Saudi, Agus Maftuh, membantah informasi yang beredar tentang akan segera dibukanya kembali Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah dalam waktu dekat.
“Kami belum mendapat informasi tentang rencana dibukanya kembali dua masjid suci di Mekkah dan Madinah,” tegasnya ketika dihubungi VOA Jum’at malam (1/5).
Sebelumnya pada hari Selasa (28/4) Kepala Dewan Pengurus Dua Masjid Arab Saudi, Abdul Rahman Al-Sudais, mencuit di Twitter bahwa “pintu-pintu masjid insya Allah akan dibuka kembali.”
Abdul Rahman Al-Sudais The president of the General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques has confirmed that the doors of the haram will open soon inshallah#Makkah #Madinah #haramain #reward #pilhrins #hajj #umrah #quran pic.twitter.com/6tewZXnseI
— Holiness of Haramain Sharifain (@HHSCUK) April 28, 2020
Pernyataan disertai video dalam bahasa Arab ini dikutip oleh situs Saudi Gazette pada 30 April.
“Hari-hari (akan datang) ketika kesedihan akan dijauhkan dari umat Islam dan kami kembali ke Dua Masjid Suci untuk Tawaf (berkeliling di sekitar Ka’bah Suci), Sa’i (ritual berlari kecil di antara bukit-bukit Safa dan Marwah) dan berdoa di Al-Rawdah Sharif dan menyapa Nabi (SAW),” kata Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, kepala dewan pengurus itu sebagaimana dikutip situs tersebut. Berita ini pun dilansir banyak media di Indonesia.

Pandangan udara menunjukkan Masjidil Haram, yang ditinggalkan pada hari pertama bulan puasa Ramadhan, di kota suci Saudi, Mekah, pada 24 April 2020, selama krisis pandemi virus corona. Foto: AFP/Bandar Aldandani via VOA
“Terjemahan pernyataan itu tidak seperti yang banyak beredar karena sedianya ada kata ‘akan dibuka’ setelah urusan pandemi virus corona selesai, dengan menunggu arahan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud,” papar Agus Maftuh.
Pemerintah Arab Saudi menangguhkan pelaksaan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah untuk sementara waktu pada 26 Februari lalu. Penangguhan tersebut dilakukan karena khawatir meluasnya perebakan virus corona.
Belum diperoleh informasi apakah ibadah haji tahun ini akan ditunda atau tidak karena keputusan tentang hal itu baru akan dilakukan pada pertengahan bulan Ramadan atau pada Mei 2020. (em/ah-VOA)
Editor : VOA
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
HEADLINE2 hari yang laluDPKP Kalsel Optimalkan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluSilaturahmi Bupati HSU dengan Para Marbot Masjid
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
HEADLINE17 jam yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”


