DPRD KAPUAS
DPRD Kapuas Apresiasi Kunjungan Menko Polkam ke Kapuas
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mendapat apresiasi positif dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, H Pahmi, menilai langkah strategis ini dinilai sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah pusat dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya guna menjaga stabilitas wilayah dan menyukseskan program pembangunan nasional.
Politikus senior ini menjelaskan, sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah seringkali menghadapi tantangan implementasi di lapangan.
Baca juga: Legislator Kapuas Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Oleh karena itu, kunjungan kerja langsung yang dilakukan oleh Menko Polkam ke Kapuas dianggap sebagai angin segar bagi isu strategis lintas sektoral.
“Kami mengapresiasi langkah kunker Menko Polkam. Kunjungan ke Kapuas ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah krusial untuk memastikan bahwa kebijakan penegakan hukum, keamanan, dan program prioritas nasional berjalan selaras dengan kondisi riil di daerah,” ungkap H Pahmi, Minggu (2/8/2026).
Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menyoroti posisi Kabupaten Kapuas yang sangat strategis, terutama dalam kaitannya dengan program ketahanan pangan nasional seperti Food Estate, serta pengelolaan sumber daya alam.
Baca juga: Pemotongan Unggas Kuala Kapuas Resmi Dipusatkan di RPU Handel Paremas
Dinamika di wilayah tersebut menuntut adanya sinergi yang solid antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat guna mencegah potensi konflik sosial dan konflik agraria.
“Sinergi pusat dan daerah adalah kunci utama stabilitas politik dan keamanan. Ketika pusat turun langsung, hal ini akan memberikan moril yang tinggi bagi jajaran di daerah sekaligus mempercepat pengambilan keputusan jika ada hambatan regulasi,” pungkasnya.
Sementara Menko Polkam Djamari Chaniago dalam arahannya mengatakan Kalimantan memiliki posisi strategis bagi Indonesia. Dia menyoroti beberapa persoalan yang perlu mendapat perhatian, mulai dari penanganan Karhutla, pemberantasan PETI, illegal logging, hingga penyelesaian konflik agraria.
Baca juga: Dampak Ekonomi Pemadaman Listrik Bergilir, Wakil Rakyat Kapuas Minta PLN Terbuka
Kunjungan kerja pada Jumat (31/7/2026) tersebut juga dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo, Bupati Kapuas H.M Wiyatno, Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I Sangkai, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, unsur TNI-Polri, serta sejumlah kepala daerah lingkup wilayah Kalimantan Tengah. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluTukar Posisi 7 Pejabat Eselon II Pemko Banjarbaru, 91 ASN Mutasi dan Promosi
-
HEADLINE2 hari yang laluBNPB Kerahkan Dua Pesawat Cessna Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng
-
Hukum3 hari yang laluTipu-tipu Ngaku Anggota Polisi, Warga Gunung Tinggi Tanbu Ini Berakhir Bui
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPanen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Apresiasi Semangat Petani Meski Hadapi Tantangan Cuaca
-
HEADLINE2 hari yang lalu“BAPINTAR” Diskominfo Banjarbaru, Membaca Dinamika Publik dari Informasi Digital
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBanjarbaru Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan


