DPRD Kapuas
Dampak Ekonomi Pemadaman Listrik Bergilir, Wakil Rakyat Kapuas Minta PLN Terbuka
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Dampak pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Kapuas tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, juga berpotensi menghambat roda perekonomian.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Lisna Mariatun, yang meminta PT PLN (Persero) meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Menurut Lisna, sektor yang paling terdampak adalah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri rumahan yang sangat bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan aktivitas produksi.
Baca juga : Tukar Posisi 7 Pejabat Eselon II Pemko Banjarbaru, 91 ASN Mutasi dan Promosi
Selain itu, pelayanan publik dan aktivitas sehari-hari masyarakat juga ikut terganggu akibat pemadaman yang terjadi berulang.
“Listrik yang sering padam itu sangat mengganggu aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta roda perekonomian yang sangat bergantung dengan pasokan listrik,” kata Lisna di Kuala Kapuas, Selasa (4/8/2026).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai, masyarakat berpotensi mengalami kerugian akibat kerusakan peralatan elektronik, karena listrik yang padam dan menyala berulang kali.
Karena itu, dia meminta PLN tidak hanya fokus pada penanganan gangguan, tetapi juga memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab pemadaman, wilayah terdampak, hingga estimasi waktu normalisasi.
Baca juga : Anggota DPRD Kapuas Berharap Persoalan SMAN 2 Diselesaikan
“Kami mendesak PLN ULP Kuala Kapuas agar bersikap lebih terbuka kepada publik. Jelaskan ke masyarakat secara terbuka penyebab pemadaman bergilir itu,” ujarnya.
Lisna menegaskan, transparansi merupakan bentuk tanggung jawab penyelenggara layanan kepada masyarakat. Menurutnya, informasi yang jelas akan mencegah munculnya spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Keterbukaan merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, serta upaya untuk membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan PLN,” ucapnya.
Dia meminta PLN memberikan pemberitahuan lebih awal setiap kali akan dilakukan pemadaman listrik agar masyarakat dapat mengantisipasi aktivitas yang bergantung pada pasokan listrik.
Baca juga : Sekda Beri Pembekalan kepada Calon Paskibraka Kabupaten Banjar
“Jangan sampai masyarakat dibuat bingung, karena listrik tiba-tiba padam tanpa ada penjelasan,” tegasnya.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Kapuas I Kecamatan Selat itu juga meminta PLN segera memberikan penjelasan resmi terkait penyebab gangguan listrik yang terjadi agar tidak berkembang berbagai informasi yang simpang siur di tengah masyarakat.
“Kalau memang hanya kerusakan mesin, jelaskan. Tapi kalau ada persoalan lain, masyarakat juga berhak mengetahui agar tidak muncul berbagai dugaan,” ucap Lisna. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluTukar Posisi 7 Pejabat Eselon II Pemko Banjarbaru, 91 ASN Mutasi dan Promosi
-
HEADLINE2 hari yang laluBNPB Kerahkan Dua Pesawat Cessna Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng
-
Hukum3 hari yang laluTipu-tipu Ngaku Anggota Polisi, Warga Gunung Tinggi Tanbu Ini Berakhir Bui
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluPanen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Apresiasi Semangat Petani Meski Hadapi Tantangan Cuaca
-
HEADLINE2 hari yang lalu“BAPINTAR” Diskominfo Banjarbaru, Membaca Dinamika Publik dari Informasi Digital
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBanjarbaru Siaga Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan


