Dishut Kalsel
Dishut Kalsel Dukung Pembentukan Forum Kopi Lingkup Taman Hutan Raya Sultan Adam
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kopi merupakan salah satu minuman paling populer di dunia, ternyata juga termasuk dalam kategori hasil hasil hutan bukan kayu (HHBK). Sebagai dorongan nyata terhadap pengembangan tersebut, Kepala Dinas Kehutanan Provisi Kalimantan Selatan yang diwakili Kepala Taman Hutan Raya Sultan Adam dan Kepala Bidang Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, membentuk kepengurusan forum kopi yang dilaksanakan di Desa Awang Bangkal Barat, (24/10/2024).
Acara ini merupakan wujud nyata Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan secara penuh untuk menjadikan kopi sebagai salah satu produk unggulan HHBK, dengan mengandeng Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Balai Penyuluhan Pertanian Aranio dan Karang Intan, Pembakal lingkup Tahura dan Kelompok Tani Hutan lingkup Tahura.
Baca juga: Berhadiah Rp480 Juta, Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Masih Terbuka
“Potensi kopi di kawasan Tahura Sultan Adam sangat potensial namun masih belum termanfaatkan secara optimal. Perlu adanya sinergi dari semua pihak dalam mengoptimalkan potensi kopi sehingga dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.” ujar Kepala Tahura Sultan Adam.
Pada pelaksanaan pengelolaan kopi, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan akan di fasilitasi oleh PT. ABM dengan menggelar pelatihan yang dilaksanakan pada awal bulan November 2024 yang mana narasumber pengelolaan kopi berasal dari Puslitkoka Jember.
“Kedepannya dengan terbentuknya Forum Kopi Lingkup Tahura diharapkan menjadi wadah yang dapat digunakan untuk bertukar informasi, koordinasi dan konsolidasi dalam pengembangan Kopi sebagai HHBK Unggulan Tahura Sultan Adam.” Ujar Kabid PPM.(Kanalkalimantan.com/al)
Reporter: al
Editor: kk
-
HEADLINE1 hari yang laluAlasan Kesehatan, Wakil Wali Kota Wartono Ajukan Pengunduran Diri
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Serahkan Bantuan Mesin dan Perlengkapan Pemadam untuk 75 BPK
-
HEADLINE2 hari yang laluPenampang Saluran Drainase di Ahmad Yani Km 33,5 Tak Mampu Tampung Air
-
HEADLINE2 hari yang laluKualitas Udara Membaik, Pembelajaran Tatap Muka di Palangka Raya Kembali Normal
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluJangan Lengah dari Ancaman Karhutla, Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor
-
Bisnis2 hari yang laluKalsel Membidik sebagai Pusat Gerbang Logistik Kalimantan



