ACT KALSEL
Dicky Rahman, Relawan Covid-19 MRI-ACT Kalsel yang Tak Lelah Semprot Disinfektan Banjarmasin
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Muhammad Dicky Rahman, mahasiswa Sosiologi Antropologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) itu telah bergabung menjadi relawan Emergency Response Covid-19 MRI-ACT Kalsel sejak Sabtu (21/03/2020) lalu. Dicky, demikian sapaan akrabnya, selama hampir tiga pekan tanpa lelah mengabdikan dirinya untuk melakukan penyemprotan disinfektan di Kota Banjarmasin.
 Semangat yang membara bahkan membuatnya ingin terus ikut aksi setiap hari. “Tapi dilarang sama Koordinator Aksi karena kami harus jaga kesehatan juga dengan kondisi wabah begini,†ucapnya.
Dicky mengaku tak merasa lelah. “Bagi Saya, kalau berhenti bergerak itu malah jadi bikin capek,†ujarnya terkekeh. Rahasia stamina yang terjaga dari lelaki 24 tahun asal Kotabaru itu adalah olahraga. “Saya setiap hari selalu menyempatkan olahraga,†imbuh Dicky yang menggemari olahraga lompat tali. Setiap sore setelah beraktifitas di luar, Ia melakukan olahraga tersebut di halaman kosnya di Jl S Parman Banjarmasin.
Selain olahraga rutin, Dicky juga mengaku mendapatkan dukungan penuh dari orang tua. “Alhamdulillah orang tua mendukung Saya jadi relawan melawan covid-19, jadi tambah semangat,†lanjut Dicky. Dua hal yang selalu diingatkan oleh orangtuanya adalah menjaga kesehatan dan perkuat ibadah. “Saya ingin berbuat saja untuk sesama, semoga dinilai baik oleh Yang Maha Kuasa,†tuturnya saat ditanya soal alasannya bergabung dalam aksi respon Covid-19 MRI-ACT Kalsel.
Menjadi relawan Covid-19 adalah kali pertama bagi Dicky menjajal Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. “Pertama sih kepanasan karena tertutup rapat, tapi lama kelamaan terbiasa,†tuturnya sembari tersenyum. Menurutnya, APD yang disediakan ACT – MRI Kalsel sangat aman. “Ini jadi pengalaman berharga karena jadi lebih banyak tahu tentang bagaimana melindungi orang lain tanpa mengabaikan keselamatan diri,†imbuhnya.
Dicky berharap musibah wabah virus corona bisa cepat berlalu. Khusus kepada para pemuda Ia berpesan untuk lebih memahami kondisi wabah virus corona dan tidak keluyuran di jalan tanpa urusan yang jelas. (mrikalsel/retno)
Editor : Cell
-
HEADLINE1 hari yang laluAlasan Kesehatan, Wakil Wali Kota Wartono Ajukan Pengunduran Diri
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Serahkan Bantuan Mesin dan Perlengkapan Pemadam untuk 75 BPK
-
HEADLINE1 hari yang laluPenampang Saluran Drainase di Ahmad Yani Km 33,5 Tak Mampu Tampung Air
-
HEADLINE2 hari yang laluKualitas Udara Membaik, Pembelajaran Tatap Muka di Palangka Raya Kembali Normal
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluJangan Lengah dari Ancaman Karhutla, Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor
-
Bisnis1 hari yang laluKalsel Membidik sebagai Pusat Gerbang Logistik Kalimantan



