Kabupaten Banjar
Bupati Serahkan Bantuan Sarana Produksi Budidaya Padi Rawa
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Bupati Banjar H Khalilurrahman menyalurkan bantuan sarana produksi kegiatan pengembangan budidaya padi rawa (Saprodi) tahun 2020, Jumat (12/6/2020).
Bantuan disalurkan untuk kelompok tani dari 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar diantaranya Kelompok Tani Subur Makmur dari Kecamatan Martapura Kota, Kelompok Tani Karya Tani dari Kecamatan Sungai Tabuk.
Bupati Banjar berharap bantuan sarana produksi dari pemerintah tersebut agar tidak disia-siakan dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh petani sehingga produksi dan produktifitas padi dapat ditingkatkan.
“Semoga dengan adanya bantuan sarana produksi ini dapat memacu semangat, dan memotivasi petani untuk melaksanakan intensifikasi dan meningkatkan indeks pertanaman dengan bertanam padi dua kali dalam setahun,” ucapnya.
Guru Khalil sapaan akrab Bupati Banjar mengingatkan sebagian besar pertanaman sedang memasuki masa pertumbuhan vegetatif. Oleh karena itu, Bupati Banjar yang dulu juga pernah bertani menyampaikan kepada para petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan agar mewaspadai adanya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).
“Seperti serangan hama tikus, wereng hijau yang menyebabkan penyakit tungro, penyakit bias dan lain sebagainya, dengan melakukan pengamatan dini sehingga apabila terjadi serangan bisa segera dikendalikan,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi pekerja pejuang sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat dan menjaga produktivitas, meski di tengan pandemi covid-19.
“Saya menitip pesan agar tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19 dalam melaksanakan usahatani, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan serta menjaga kebersihan agar tetap sehat, sehingga bisa terus melaksanakan aktivitas usahatani,” ungkap Bupati Banjar.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar HM Fachry menjelaskan tujuan dari kegiatan pengembangan budidaya padi rawa adalah untuk peningkatan produktivitas dan indeks pertanaman padi.
Bantuan sarana produksi yang diberikan kepada petani pelaksana kegiatan berupa Benih unggul sebanyak 50 kg/ha, dolomit 100 kg/ha, pupuk NPK 50 kg/ha, pupuk hayati (cair 3 liter/ha atau pupuk hayati padat 15 kg/ha) dan herbisida 3 liter/ha pada tahun 2020. (kanalkalimantan.com/bie/adv)
Editor : kk
-
HEADLINE3 hari yang laluSiti Nur Adlina dari MA Hidayatullah Martapura, Terpilih Anggota Paskibraka Nasional 2026 Wakili Kalsel
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTahfidz 10, 20, dan 30 Juz Putra Kafilah HSU ke Final
-
kampus2 hari yang laluTim Peneliti FKIP ULM Ciptakan Modul Ajar Ekologi dan Pelestarian Lahan Basah Berbasis 4K
-
OPINI2 hari yang laluRevisi UU Polri 2026: Antara Argumen Negara dan Kembalinya Dwifungsi
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluWujudkan Infrastruktur yang Berjualitas dan Aman, Dinas PUPR Kalsel Gelar Bimtek Pembinaan Jasa Konstruksi
-
Pendidikan2 hari yang laluEduAction Series #3 Kenalkan Anak Muda Peluang Belajar di Luar Negeri


