Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Bupati H Jani Serahkan Benih Padi, Kadistan HSU: Tahun 2025 Bantuan Sebanyak 118,1 Ton

Diterbitkan

pada

Bupati HSU H Sahrujani didampingi Wakil Bupati Hero Setiawan menyerahkan bantuan benih padi kepada perwakilan kelompok tani di sembilan kecamatan. Foto: diskominfohsu

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani bersama Wakil Bupati Hero Setiawan menyalurkan bantuan benih padi kepada kelompok tani di Kabupaten HSU sebagai upaya mendukung ketahanan dan swasembada pangan.

Penyerahan bantuan benih padi dilaksanakan di depan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Dinas Pertanian Kecamatan Banjang, Sabtu (24/5/2025) siang, dihadiri Sekretaris Daerah HSU Adi Lesmana, Ketua DPRD HSU Fadillah, Ketua TP PKK HSU, Dandim 1001/ HSU- Balangan, mantri tani, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian, Camat, dan kepala desa setempat.

Bupati Haji Jani -sapaan akrab H Sahrujani- menyampaikan bantuan yang diserahkan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab HSU dan pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin berkelanjutan pangan, dan mendukung kesejahteraan petani.

Baca juga: Mengingat Kembali Memori Kelam Kerusuhan 23 Mei 1997 di Banjarmasin


“Kami berharap bantuan benih padi ini, dapat mengoptimalkan pertanian. Jika tanam dua kali, maka panennya juga dua kali setahun,” kata Haji Jani.

Bantuan ini juga sesuai dengan harapan DPRD Kabupaten HSU, yang menginginkan agar para petani mendapatkan bantuan prioritas benih padi unggul untuk mempercepat dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Sementara Kepala Dinas Pertanian HSU Haridi, bantuan benih padi diberikan oleh pemerintah dalam rangka mendukung pencapaian program swasembada pangan, dan membantu petani dalam melaksanakan kegiatan usaha tani.

Baca juga: Penataan Kabel Semerawut di Banjarbaru Dimulai dari Jalan Panglima Batur

“Pada tahun 2025 ini pemerintah memberikan bantuan benih unggul bermutu sebanyak 118,1 ton, yang terdiri dari 82,5 ton benih padi biofortifikasi. Dimana 80 ton merupakan bantuan pemerintah pusat dan 2,5 ton bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” bebernya.

Sedangkan sisanya adalah benih padi inbrida sebanyak 35,6 ton yang terdiri dari 25 ton bantuan Pemprov Kalsel dan 10,6 ton bantuan Pemkab HSU yang dialokasikan untuk kegiatan optimasi lahan, intensifikasi tanaman pangan. Dan sebanyak 2,5 ton untuk kegiatan penangkaran padi dengan kelas benih yang lebih tinggi.

Sebaran bantuan benih di berikan untuk kelompok tani dj Kecamatan Danau Panggang sebanyak 11,125 ton, Babirik 15,45 ton, Sungai Pandan 19,625 ton, Sungai Tabukan 10,725 ton, Amuntai Selatan 10,875 ton, Amuntai Tengah 12 ton, Amuntai Utara 12,2 ton, Haur Gading 12,975 ton dan kecamatan Banjang sebanyak 13,125 ton.

Baca juga: DPRD Banjarbaru Serap Ide Pemugaran Kuburan Massal Jum’at Kelabu


Lebih lanjut dijelaskan Kadis Pertanian HSU, benih padi biofortifikasi adalah benih padi yang telah dimodifikasi secara genetik untuk meningkatkan kandungan nutrisi tertentu, seperti zinc atau zat besi.

Tujuannya adalah untuk menghasilkan padi yang lebih bergizi, yang dapat membantu mengatasi defisiensi nutrisi pada masyarakat.

Padi biofortifikasi menurut penelitian dapat membantu mengatasi stunting karena mengandung zinc lebih tinggi dibandingkan varietas padi biasa.

“Dengan penyaluran bantuan benih padi biofortifikasi, kita berharap beras yang dihasilkan dan dikonsumsi oleh masyarakat Hulu Sungai Utara adalah beras kaya gizi, tinggi kandungan zinc dan besi yang diharapkan akan mempercepat upaya penurunan angka prevalensi stunting di HSU,” imbuhnya.

“Kami berharap, dengan bantuan benih ini juga akan mengurangi beban petani dalam penyediaan sarana produksi untuk melaksanakan kegiatan usaha tani,” pungkasnya.(Kanalkalimantan.com/dew)

Reporter: dew
Editor: bie


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca