Kota Banjarbaru
“Babarasih Baimbai” Wali Kota Lisa Halaby dengan Warga, Sampah Aliran Sungai Tonhar Dibersihkan
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru bersama warga melaksanakan aksi kebersihan serentak “Gerakan Masyarakat Babarasih Baimbai Banjarbaru Emas (Germas Rambai Emas), Sabtu (12/7/2025) pagi.
Germas Rambai Emas melibatkan masyarakat di 20 kelurahan se Kota Banjarbaru secara serentak turun membersihkan lingkungan masing-masing.
Salah satunya di bantaran Sungai Tonhar, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, aliran sungai dibersihkan karena sering meluap saat hujan intensitas tinggi.
Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby turun langsung terlibat dalam kegiatan kebersihan di Sungai Tonhar mengatakan, kegiatan kolaborasi antara elemen masyarakat dan SKPD melibatkan TNI diwujudkan untuk menekan peningkatan kasus demam berdarah di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan.
Baca juga: Pelantikan Anggota PAW DPRD HSU, Ini Kata Bupati H Sahrujani
“Kita melaksanakan kegiatan ini bersama masyarakat guna mengantisipasi penyakit demam berdarah, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan,” ujar Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby, Sabtu (12/7/2025).
Aksi kebersihan dilakukan dengan mengangkat sampah yang ada di beberapa titik aliran sungai yang ada di Kota Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby. Foto: wanda
Wali Kota Lisa Halaby mencoba dengan mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan terutama ke sungai.
Baca juga: Proyek Rumdin Wali Kota Batal, Anggaran Pembangunan Rp17,9 Miliar Direcofusing
“Juga sebagai upaya normalisasi sungai di kawasan yang sering terdampak banjir kita bersama-sama turun ke lapangan membersihkan saluran dan sampah,” ungkapnya.
Dia meminta agar setiap kelurahan dapat melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan ini secara rutin di wilayah masing-masing.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dr Juhai Triyanti Agustina menuturkan terkait kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Banjarbaru hingga periode minggu ke 27 tahun 2025 tercatat ada 32 kasus yang terkonfirmasi positif DBD.
“Kalau untuk per kecamatan, Landasan Ulin termasuk penyumbang terbanyak DBD, namun jika dibandingkan tahun kemarin terjadi penurunan dari 417 menjadi 32 kasus se Kota Banjarbaru,” sebut Kadinkes Kota Banjarbaru.
Baca juga: Masih Ada SMP di Banjarbaru Belum Penuhi Rombel
Menurut Kadinkes pencegahan DBD perlu dilakukan kolaborasi dengan semua pihak termasuk masyarakat.
Salah satunya dengan kegiatan Babarasih Baimbai diharapkan dapat dilakukan setiap pekan agar jentik nyamuk tidak ada yang bisa terbang menjadi nyamuk.

Kadinkes Kota Banjarbaru dr Juhai Triyanti Agustina. Foto: wanda
“Kita juga mengedukasi masyarakat agar pola hidup bersih dan sehatnya ini bisa menjadi rutinitas hingga kejadian DBD bisa ditekan semininal mungkin,” imbuhnya.
Baca juga: Ini Sosok Calon Paskibraka Nasional Wakil Banjarbaru di Istana Negara
Melalui kegiatan Germas Rambai Emas, elemen masyarakat di 20 kelurahan se Kota Banjarbaru juga diminta memperhatikan lingkungan sekitar maupun lingkungn rumhnya sendiri.
“Jadi bukan hanya sungai tetapi seluruh lingkungan sekitar termasuk rumah kita dan ini berlaku seluruh masyarakat Kota Banjarbaru untuk mewujudkan Banjarbaru yang lebih sehat,” tuntas dr Juhai. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Komunitas2 hari yang laluKebersamaan PRTB Banjarmasin dalam Reuni dan Halalbihalal
-
Kriminal Banjarmasin2 hari yang laluTiga Pelaku Pengeroyokan di Sungai Bilu Menyerahkan Diri ke Polisi
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluHari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas, Gubernur Kalteng: Penguatan Sektor Pertanian
-
HEADLINE1 hari yang laluJemaah Haji Mulai Diberangkatkan 22 April
-
Ekonomi1 hari yang laluEkonomi dan Fiskal Kalsel Awal 2026 Positif, Inflasi Bulanan 0,86 Persen
-
Kabupaten Banjar8 jam yang laluWabup Lantik 177 Pejabat di Lingkungan Pemkab Banjar





