HEADLINE
Angkutan Pelajar Gratis Tak Kunjung Operasi, Tiga Pekan Sudah Berlalu
Komisi III Panggil Organda dan Dishub Banjarbaru
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Nyaris sebulan armada Angkutan Pelajar Gratis (APG) milik anggota Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Banjarbaru tidak lagi melayani para pelajar sejumlah sekolah di Kota Banjarbaru.
Angkot yang biasa melintas pada rute Cempaka ini belum menerima jawaban resmi dari Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru perihal pengajuan Kerangka Acuan Kerja (KAK) hingga draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang salah satunya berisi terkait dengan kenaikan tarif.
Akibatnya sudah tiga pekan armada angkot milik anggota Organda Banjarbaru memilih tidak melayani pelajar secara gratis di sekolah-sekolah.
Baca juga: Operasi Modifikasi Cuaca Diklaim Berhasil Kurangi Curah Hujan di Daratan Kalsel
“Tidak ada lagi angkot APG yang biasa ada di sekolah anak saya,” ujar salah satu orangtua pelajar di SMPN 3 Banjarbaru.
“Biasa pulang pergi naik itu, ini sudah tiga minggu tidak ada lagi angkutan gratisnya,” sambung ibu ini kepada Kanalkalimantan, Senin (3/2/2025) siang.
“Ada sih angkot, tapi bayar kan kena tarif pelajar, kalau pulang pergi saya harus keluar duit berapa lagi. belum jajannya. Biasa kalau ada APG sangat terbantu, sekarang saya antar jemput anak jadinya,” keluh ibu salah satu siswi yang di duduk di kelas VII itu. “Biaya harian anak tambah, belum lagi waktu antar jemput anak saya,” kata sang ibu ini.
Baca juga: Dosen ASN di Kalsel Demo Tuntutan “Bayar Hutang” Tukin 4 Tahun

Wakil Ketua Komisi III DPRD Ronauli Saragih. Foto: wanda
Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru melalui Komisi III yang membidangi masalah ini pun angkat bicara.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Ronauli Saragih mengaku akan memanggil pihak terkait yaitu Dishub Banjarbaru dan Organda Banjarbaru untuk dimintai keterangan duduk permasalahannya.
“Dalam beberapa hari ini kami akan memanggil pihak terkait, maksudnya untuk mencari solusi terbaik, antara Dishub, Organda, dan Pemko mengingat APG ini sudah hampir sebulan setop, membuat susah pelajar terutama orangtua,” ujar Ronauli Saragih saat diwawancarai, Senin (3/2/2025) siang.
Baca juga: Bedakan di Pekauman Banjarmasin Hangus Diamuk Si Jago Merah
Dirinya menjelaskan, alasan penghentian APG milik anggota Organda Banjarbaru hampir sebulan ini diketahui karena belum ada kesepakatan antara Organda dengan Dishub Banjarbaru, salah satunya mengenai tarif.
“Pengajuan tarif sendiri Dishub harus menyampaikan ke Pemko, dan tarif tersebut sudah diusulkan ke Pemko, tapi belum ada jawaban,” katanya.
Yang ia tahu katanya, terkait tarif dan lainnya telah diajukan kepada pemerintah kota. Namun, karena tak ada jawaban dari Pemko Banjarbaru, maka MoU atau kesepakatan antara Organda dan Dishub Banjarbaru tidak bisa diteken.
Baca juga: Puskesmas Banjarbaru Selatan Berdiri di Lahan Eks Pasar Bauntung Banjarbaru
“Sambil menunggu jawaban Pemko, maka Komisi III juga akan memanggil pihak terkait,” tambah dia.
Masih kata Ronauli, penganggaran ini seharusnya sudah dilakukan ketika anggota dewan ketok palu pada saat rapat Banggar.
“Namun karena mengajukan kembali saat ini, karena sudah diketok terpaksa menunggu di anggaran perubahan,” ungkapnya.
Sebagai wakil rakyat pihaknya pun sangat mendukung beroperasinya APG ini di sekolah-sekolah.
“Seandainya Organda membolehkan APG milik Pemko untuk tetap melayani juga tidak papa, saling menghargai mendukung, artinya ada kesepakatan kedua belah pihak,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluDisdikbud Kalsel Siapkan Program Peningkatan Kapasitas Siswa SMK
-
HEADLINE2 hari yang laluSekda Banjarmasin Jadi Staf Ahli, Tujuh Pejabat Kena Rotasi
-
HEADLINE2 hari yang laluTatap Muka Normal, Pemerintah Batalkan Pembelajaran Daring
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluDijadikan Staf Ahli, Ini Kata Mantan Sekda Banjarmasin Ikhsan
-
Olahraga2 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Tahapan Entry by Number, Atlet Maksimal Kelahiran 2009
-
HEADLINE1 hari yang laluHaul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Sejak Kecil Sudah Punyai Keistimewaan





