Kabupaten Kapuas
Anggota DPRD Kapuas Apresiasi Upaya BOS Mawas Mitigasi Konflik Satwa Liar
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Borneo Orangutan Survival (BOS) Mawas menggelar lokakarya dan diseminasi di aula Bappelitbangda Kapuas, Kamis (4/5/2023).
Lokakarya dan diseminasi digelar untuk kajian potensi dampak pembangunan jalan lintas terhadap populasi dan habitat orangutan satwa liar lainnya di Desa Tumbang Muroi, Tanjung Kalanis, hingga Mantangai Hulu.
Anggota DPRD Kapuas Darwandie yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi karena menjadi wadah diskusi terkait dengan upaya-upaya melakukan langkah mitigasi terhadap kemungkinan akan terjadi konflik satwa terkait dengan garis besarnya adalah adanya pembangunan jalan lintas kabupaten sepanjang 61 Km yang saat ini dilaksanakan.
“DPRD mengapresiasi dan berpesan kepada BOS Mawas jangan lepas dari kelembagaan adat yang ada di tingkat desa karena mereka di garis depan,” kata Darwandie, Jumat (5/5/2023).
Baca juga: Pelatihan Dasar Pemetaan Pertanian untuk Penyuluh Lapangan di Kabupaten Banjar
Artinya konflik satwa bisa saja dicegah dengan kelembagaan yang diperkuat. Ada regulasi dan anggaran, sehingga setiap hari bisa melakukan pengawasan.
“Artinya nanti dengan kondisi yang ada tinggal bersahabat saja dengan satwa yang mungkin muncul ke lingkungan masyarakat atau sebaliknya kalau lembaga ini diatur secara baik,” ucap Wakil Ketua Komisi II DPRD Kapuas Darwandie.
Kekhawatiran BOS Mawas sebenarnya sedikit saja, jangan sampai nanti ketika akses jalan sudah dibuka, masyarakat tidak paham bagaimana hubungan keharmonisan dengan satwa liar terganggu, termasuk orangutan.
“Nanti, yang dicari mitigasinya seperti apa, langkah-langkah yang dilakukan. Tapi dari beberapa yang dilakukan oleh BOS Mawas sendiri itu sudah mengarah kepada hal hal yang nanti tinggal pelaksanaannya,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
-
HEADLINE3 hari yang laluAlasan Kesehatan, Wakil Wali Kota Wartono Ajukan Pengunduran Diri
-
HEADLINE3 hari yang laluPenampang Saluran Drainase di Ahmad Yani Km 33,5 Tak Mampu Tampung Air
-
Bisnis3 hari yang laluKalsel Membidik sebagai Pusat Gerbang Logistik Kalimantan
-
HEADLINE2 hari yang laluLisa Tak Sebut Nama Pengganti Wartono, Delapan Partai Pengusung Punya Peluang
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPameran Sulam Sugul Khas Banjar Catat Transaski Rp228 Juta
-
HEADLINE2 hari yang laluListyo Sigit Prabowo Cs Diduga Sadap Prabowo sejak 2025



