Kota Banjarbaru
Awas, Kenali Modus-Modus Penipuan CPNS
Modus penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat ini kian beragam. Penipu memanfaatkan animo masyarakat yang begitu tinggi untuk mengikuti tes CPNS yang sempat mengalami masa moratorium selama beberapa tahun. Berikut beberapa modus yang digunakan :
- Bisa meloloskan orang menjadi PNS
Pelaku biasanya akan meminta sejumlah dana yang dikatakan sebagai pelicin agar lolos tes CPNS dengan besaran nominal bervariasi.
- Menggelar Tes CPNS Palsu
Hal ini dilakukan oleh pelaku denan cara mengumpulkan seluruh korbannya suatu tempat seolah-olah menyelenggarakan tes CPNS di sana. Untuk melengkapi kedok, pelaku juga membayar beberapa orang untuk berpura-pura sebagai pegawainya. Termasuk mengenakan beberapa baju PNS agar semakin meyakinkan.
- Mengaku Kenalan atau Orang Kepercayaan Pejabat
Pelaku penipuan mengatasnamakan orang kepercayaan pejabat. Para korban dimintai sejumlah dana yang nilainya puluhan juta rupiah setiap orang dengan dalih uang pelicin. Selanjutnya para korban akan mendapatkan Surat Keputusan Pengangkatan PNS palsu sambil menunggu kabar pemanggilan berikutnya.
- Membuat Situs Palsu Pendaftaran Online CPNS
Sistem pendaftaran CPNS yang dilakukan secara online juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Pelaku membuat situs lain dengan alamat yang hampir mirip dengan situs pendaftaraan resmi CPNS. Sehingga para calon pelamar CPNS ini ada yang salah masuk ke situs penerimaan palsu. Di dalam situs palsu tersebut, calon pelamar akan diminta membuat akun member untuk masuk ke kolom pendaftaran. Untuk menjadi member, mereka harus menstransfer sejumlah dana yang telah ditentukan.
Memaksimalkan modus penipuannya ini, pelaku juga akan mengirimkan kartu pendaftaran palsu ke email para korbannya. Ini mengakibatkan para korbannya tidak menyadari bahwa mereka telah menjadi korban penipuan hingga saat mereka mengikuti tes CPNS tersebut. BKN membenarkan bahwa beberapa kali pihaknya menerima laporan penipuan CPNS dengan modus ini di beberapa daerah.
- Menitipkan dan Membayarkan Sebagian Uang
Modus ini dilakukan dengan cara menitipkan uang kepada seseorang dan jika gagal CPNS maka uang tersebut akan dikembalikan setengah. Modus penipuan ini lebih terlihat meyakinkan bagi para korbannya, walaupun jumlah dana yang disetorkan nominalnya puluhan hingga ratusan juta rupiah namun mereka akan tetap melakukannya.
Jaminan uang kembali walaupun hanya setengahnya menjadikan para korban yakin untuk menitipkan anaknya. Kalaupun gagal, tidak semua uangnya menghilang. Padahal sebenarnya pelaku penipuan modus ini tidak melakukan apapun. Dia hanya mengaku bisa membantu dan tidak menjanjikan pasti lulus CPNS, namun dia akan berusaha melobi orang-orang berpengaruh.
Selanjutnya dia hanya akan melihat proses penerimaan CPNS berjalan seperti biasa, ketika ada nama-nama korbannya yang tidak lolos CPNS maka dia akan mengembalikan setengah uang mereka. Sedangkan untuk yang lolos, seluruh uang tersebut masuk kantong pelaku.
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluSepekan Operasi Modifikasi Cuaca di Kalsel, Perpanjangan Tunggu Rekomendasi BMKG
-
HEADLINE3 hari yang laluNyaris Setahun, Kabel Telekomunikasi di Panglima Batur Masih Semerawut Tak Tuntas
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluKarhutla di Kawasan Perkantoran Gubernur dan Permukiman Warga Cempaka
-
kampus2 hari yang laluEmpat Bakal Calon Rektor ULM 2026-2030 Paparkan Visi Misi
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Gelar Sosialisasi Peningkatan Akses Aman Air Limbah Domestik
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPilkades Serentak 2026 Kabupaten Banjar, Polisi Difokuskan pada 32 TPS di 17 Desa


