NASIONAL
Pemerintah Bakal Tetapkan Edaran Harga Swab Covid-19 Maksimal Rp 900 Ribu
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah menyepakati batas maksimal harga tes usap atau swab mandiri sebesar Rp 900 ribu.
Angka tersebut merupakan hasil rekomendasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang telah memperhitungkan tingkat kemampuan masyarakat untuk mengakses swab.
Nantinya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto akan segera mengeluarkan Surat Edaran terkait harga maksimal swab mandiri tersebut.
“Pengetesan swab test melalui PCR harga akan ditentukan maksimalnya Rp900.000. Nah, ini nanti segera diumumkan oleh BPKP, kementerian kesehatan , Pak Menkes akan membuat surat edaran,” ujar Airlangga dalam video conference yang disiarkan melalui akun YouTube Kementerian Perekonomian, Jumat (2/10/2020) dilansir CNNIndonesia.
Sebelumnya Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Abdul Kadir menyebut batas atas biaya pemeriksaan PCR tersebut hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang akan melakukan tes secara mandiri.
Tarif tersebut tidak berlaku bagi upaya pemeriksaan tes PCR yang dilakukan oleh pemerintah untuk kepentingan pelacakan kontak erat pasien covid-19.
Abdul juga menyebut harga tertinggi untuk tes PCR tersebut sudah memperhitungkan berbagai komponen biaya secara cermat. Yaitu, biaya jasa sumber daya manusia baik itu dokter spesialis, pengambil sampel, ataupun peng-ekstraksi dan pemeriksa sampel.
Selain itu, memperhitungkan harga reagen, harga pembelian dan perawatan alat tes, penggunaan bahan sekali pakai seperti alat pelindung diri (APD) level 3, dan juga biaya-biaya administrasi.(Kanalkalimantan.com/Cnnindonesia)
Editor: Cell
-
HEADLINE2 hari yang laluAlasan Kesehatan, Wakil Wali Kota Wartono Ajukan Pengunduran Diri
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Serahkan Bantuan Mesin dan Perlengkapan Pemadam untuk 75 BPK
-
HEADLINE2 hari yang laluPenampang Saluran Drainase di Ahmad Yani Km 33,5 Tak Mampu Tampung Air
-
HEADLINE3 hari yang laluKualitas Udara Membaik, Pembelajaran Tatap Muka di Palangka Raya Kembali Normal
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluJangan Lengah dari Ancaman Karhutla, Bupati Kapuas Perkuat Sinergi Lintas Sektor
-
Bisnis2 hari yang laluKalsel Membidik sebagai Pusat Gerbang Logistik Kalimantan



