Dispersip Kalsel
Jadi Pelopor Perpustakaan di Indonesia, Bunda Nunung Beri Testimoni di Jakarta Book Fair Online
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kegiatan pembukaan pameran Jakarta Book Fair Online pasa Senin (29/6/2020), Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan Dra Hj Nurliani Dardie mendapatkan kehormatan memberikan testimoni. Pameran ini diselenggarakan oleh IKAPI DKI Jakarta dan Marketplus Shopee, dan berlangsung selama empat hari.
Bunda Nunung -sapaan akrabnya- diminta memberikan testimoni melalui rekaman video tentang pameran tersebut dan menyampaikan terkait perbukuan dan literasi di Indonesia pada saat Pembukaan pameran pada tanggal 29 Juni 2020. Acara pembukaan Pameran Jakarta Book Fair Online ini menghadirkan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai keynote speaker, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan serta Ketua IKAPI Pusat Dra. Rosidayati Rozaline.
Bunda Nunung merupakan perwakilan satu-satunya dari Dispersip Kalsel yang diminta dengan hormat untuk memberikan testimoni pameran tersebut dan merasa tersanjung atas penghargaan memberikan Testimoni tentang Literasi dan Perbukuan mewakili Kepala Dinas Perpustakaan seluruh Indonesia.
Terkait terpilihnya Bunda Nunung untuk memberikan testimoni pameran tersebut, disampaikan oleh pengurus IKAPI DKI Jakarta Husni Kamil bahwa Bunda Nunung memiliki Perpustakaan yang dianggap paling bagus untuk kelas Provinsi. Di samping itu, Bunda Nunung juga dianggap sebagai Kepala Perpustakaan yang paling aktif membuat gerakan perubahan Literasi di daerah.
“Serta menjadi contoh dan pelopor bagi Perpustakaan daerah di Indonesia, dan yang paling mendasar adalah kesepakatan panitia Pameran pada saat rapat menentukan siapa Kepala Dinas Perpustakaan di Indonesia. Yang ditunjuk untuk memberikan testimoni terhadap gerakan literasi dan perbukuan di Indonesia tercetusnya nama Bunda Nunung,” kata Husni.
Diinformasikan hal tersebut, Bunda Nunung merasa sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menjadi pemicu untuk lebih meningkatkan gerakan literasi. Guna meningkatkan minat baca dan mendekatkan buku ke masyarakat melalui program-program yang sudah dilaksanakan di Kalimantan Selatan khususnya dan di Indonesia pada umumnya.
“Harapannya agar seluruh insan literasi dan perbukuan tidak mengenal lelah untuk meningkatkan kegemaran literasi dengan pengembangan layanan perpustakaan yang konvensional maupun digital agar terwujudnya cita-cita mencerdasakan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum dengan gerakan literasi,” ucap Bunda Nunung.
Beliau mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Selatan yang telah memberikan dukungan penuh selama ini untuk meningkatkan Budaya Literasi di Kalimantan Selatan dengan memberikan alokasi anggaran terhadap program-program yang diusulkan selama 3 Tahun lebih memimpin Dispersip Kalsel. (Kanalkalimantan.com/fikri)
Editor : Chell
-
HEADLINE2 hari yang laluDPRD Kalsel Bahas Sengketa Tanah Sidomulyo 1: Warga Tak Puas, TNI AD Kukuh Kepemilikan
-
Bisnis2 hari yang laluMuscab VII Hipmi Banjarbaru, Sigap Posisikan Potensi Ekonomi Ibu Kota
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluKejar Perekaman e-KTP 90 Persen, Disdukcapil Kapuas Aktifkan Kembali Jarkomdat
-
Budaya1 hari yang laluBincang Kreatif Seni Pertunjukan di Banjarmasin, Karya Kuat Lahir dari Riset dan Pengalaman
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara23 jam yang laluBaznas HSU Luncurkan 40 Warung Zmart
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluAlokasi 91 Ton Pupuk Bersubsidi, DPKP Kalsel Perkuat Pengawasan Penyaluran





