NASIONAL
Jokowi Ingin Tampilan Istana di Ibukota Baru Tak Bergaya Kolonial
JAKARTA, Pemerintah sedang menyiapkan pembangunan pusat pemerintahan ibu kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim). Lokasi ibu kota baru nanti di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, Presiden Jokowi menghendaki model istana nanti tidak bernuansa kolonial.
“Presiden menginginkan misalnya bentuk istananya yang khas Indonesia. Kalau ini kan peninggalan kolonial barok rokoko ada di sini. Mungkin khas Indonesia akan berbeda,” tutur Suharso di Komplek Istana Presiden, Jakarta, Senin (18/11).
Suharso menjelaskan total luas lahan yang disiapkan untuk kawasan ibu kota baru sekitar 250.000 hektare (ha). Dari total tersebut lahan inti yang akan dikembangkan 40.000 ha, dan dari jumlah tersebut seluas 6.000 ha untuk pusat pemerintahan.
Menurut Suharso pemerintah akan melibatkan arsitek dunia untuk membangun pusat pemerintahan.
“Core-nya seluas 40.000 ha. Kalau luas keseluruhan sekitar 250.000 ha, lalu di dalam 40.000 ha itu ada 6.000 ha government district yang sifatnya itu restricted area. Nanti di situlah kita bermain dengan arsitek-arsitek dunia,” tutur politikus PPP tersebut.
Suharso menambahkan untuk Undang-Undang (UU) pemindahan ibu kota sedang disiapkan. Rencananya pemerintah akan menggunakan konsep omnibus law untuk membuat UU ibu kota baru.
“Kita bekerja paralel, banyak peraturan perundang-undangan yang akan kita sinkronkan. Mungkin ada yang menggunakan mekanisme omnibus law atau mungkin ada yang dengan mekanisme UU biasa atau Perpres nanti kita lihat, tapi sudah saya siapkan semuanya,” tutur Suharso.(hns/eds)
Editor : Chel
-
Pemprov Kalsel2 hari yang laluDisdikbud Kalsel Siapkan Program Peningkatan Kapasitas Siswa SMK
-
HEADLINE2 hari yang laluSekda Banjarmasin Jadi Staf Ahli, Tujuh Pejabat Kena Rotasi
-
HEADLINE2 hari yang laluTatap Muka Normal, Pemerintah Batalkan Pembelajaran Daring
-
Kota Banjarmasin1 hari yang laluDijadikan Staf Ahli, Ini Kata Mantan Sekda Banjarmasin Ikhsan
-
HEADLINE1 hari yang laluHaul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Sejak Kecil Sudah Punyai Keistimewaan
-
Olahraga2 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Tahapan Entry by Number, Atlet Maksimal Kelahiran 2009





