HEADLINE
2 Pelaku Penyiraman Air Keras Kadivpas Kalsel Ditangkap, Motifnya Soal Jabatan?
BANJARMASIN, Satu bulan setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkum HAM Kalsel Asep Syarifudin, Polda Kalsel berhasil meringkus dua tersangka pelaku. Sementara dua orang lain yang diduga terlibat dalam peristiwa ini masih dalam pengejaran. Motif dari kasus ini diduga adalah persoalan internal di wilayah kerja korban, karena ketidakpuasan atas terjadinya pergeseran atau mutasi jabatan!
Kabar telah ditangkapnya dua tersangka pelaku tersebut tidak diungkap oleh polisi, namun oleh anggota Komisi III DPR RI Bambang Heri Purnama (BHP). “Dua orang sudah ditangkap dan dua lagi masih buron. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan kepolisian,” katanya usai kunjungan kerja Masa Reses Persidangan II Tahun Sidang 2018 -2019  bersama jajaran anggota Komisi III di Mapolda Kalsel, Rabu (19/12).
Menurut BHP, ada pihak yang sengaja ingin melukai pejabat Kadiv PAS Kanwil Hukum dan HAM Kalsel itu. “Untuk motifnya memang saat ini masih dikembangkangkan polisi, termasuk pelaku dari mana dan latar belakangnya,†ucap dia.
Anggota DPR asal Kalsel ini tidak menyebut nama dan kapan pelaku ditangkap polisi. Tapi ia sudah mengetahui sosok pelakunya, namun dia enggan mengekspose lebih dulu ke publik. “Untuk nama nanti dan dalang dari kasus penyiraman ini sudah diketahui. Namun jangan kita ungkap dulu,†katanya.
Termasuk apakah pelaku seorang warga sipil atau oknum ASN, BHP tidak bersedia mengungkap. “Ya nantilah kita tunggu eksposenya dari polisi. Kalau modus sendiri, pelaku ada yang menyuruh,” jelasnya.
Namun demikian, informasi yang beredar menyebutkan pelaku sakit hati atas pergerseran jabatan yang sempat diusulkan oleh Kadivpas Asep Syarifudin. Lalu, pelaku meminta bantuan orang terdekatnya untuk melakukan aksi penyiraman tersebut.
Kasus penyiraman air keras terhadap Kadivpas Kemenkumham Kalsel Asep Syarifudin, terjadi pada Selasa (20/11) pukul 19.30 Wita di pelataran Cafe Capung, Jl S Parman, Banjarmasin. Akibat penyiraman air keras tersebut, Asep harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Suaka Insan, Banjarmasin karena mendapat luka dibagian wajah dan tubuhnya. Usai melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri.
Terkendalanya informasi yang minim membuat pihak kepolisian harus berkerja ekstra. Kabid Humas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifa’i SIK mengatakan pihaknya melakukan penyelidikan secara intensif dengan pengembangan dan mengumpulkan fakta dan bukti.
Menurut Kasubag Humas Kanwil Kemenkumham Kalsel Sugito, Asep tidak mengenal pelaku yang menyiramnya dengan air keras. Peristiwa kejadian sekitar 19.30 Wita, Asep usai makan malam di cafe tersebut menuju mobilnya yang di parkir di halaman Cafe Capung.

Pada saat itu, tiba-tiba dihampiri orang yang tidak dikenal. Korban mengira, orang tersebut merupakan juru parkir. Namun rupanya orang tidak dikenal tersebut menyiramkan air keras ke korban. Pelaku langsung melarikan diri setelah melakukan aksinya.
Asep mengalami luka bakar akibat cairan keras itu di sebagian muka di bawah mata dan dada. Korban pun saat ini masih menjalani perawatan di RS Suaka Insan. (rico)
Editor:Cell
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPenataan Blok Pasar di Kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pemkab Kapuas Siapkan Relokasi
-
HEADLINE2 hari yang laluDari Rakor Bulanan: 1.398 Pegawai Non ASN Digaji APBD, Alarm Banjarbaru Menjadi “Kota Kotor”
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Soroti Pengelolaan Taman CBS
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluBupati HSU Dorong Kerjasama Solid Antar ASN dalam Pembangunan Daerah
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTMMD Ke-127 Dimulai, Bupati HSU: TNI Berperan Aktif Percepat Pembangunan Pedesaan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluResmikan Puskesmas, Bupati Banjar Harapkan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat


