Kabupaten Banjar
Desa Indrasari Juara 2 Lomba Desa Pangan Aman Regional Tengah 2026
KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Prestasi membanggakan diraih Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar yang menjadi Juara 2 Lomba Desa Pangan Aman Tingkat Nasional Regional Tengah Tahun 2026.
Ajang itu diinisiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa (Pambakal) Indrasari, Ahmad Yani, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar, HM Hafizh Anshari, pada Pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa), Selasa (20/10/2026) siang.

Baca juga : Tekan Sampah ke TPA Banjarbakula, PUPR Kalsel Selesai Bangun TPS 3R di Mataraman
Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Bhineka Tunggal Ika, BPOM, Jalan Percetakan Negara Nomor 23, Jakarta Pusat. Pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia pada Oktober 2026 dengan mengangkat tema “Innovate today. Nourish tomorrow.”
Sekda Banjar H Yudi Andrea menyampaikan bahwa prestasi yang diraih Desa Indrasari diharapkan menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk terus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan pangan.
Prestasi Desa Indrasari ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Banjar untuk terus mengembangkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan aman. “Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap dapat mewujudkan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi demi kesehatan masyarakat,” ujar Yudi.
Baca juga : Mediasi Warga dengan PT MMI, Pemkab Banjar Sarankan Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Independen
BPOM menginisiasi berbagai program keamanan pangan berbasis masyarakat, meliputi Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan.
Program-program tersebut diintegrasikan melalui Germas Sapa untuk membangun kesadaran, kapasitas, dan kemandirian masyarakat dalam menerapkan keamanan pangan.
Sebelum ditetapkan sebagai pemenang, Desa Indrasari telah melalui sejumlah tahapan penilaian oleh tim penilai pusat, di antaranya verifikasi dokumen dan wawancara yang melibatkan sejumlah kementerian, lembaga, aparatur desa, serta lintas sektor terkait.
Baca juga : Penganugerahan GBA 2026, Pemkab Banjar Raih Juara II Simpul Jaringan Terbaik
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Banjar sekaligus diharapkan mendorong desa-desa lainnya untuk makin aktif membangun budaya keamanan pangan.
Upaya tersebut juga mendukung penyediaan pangan lokal yang aman, bermutu, dan bergizi bagi keluarga serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Prestasi Desa Indrasari membuktikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan pangan.
Melalui sinergi pemerintah dan masyarakat, budaya pangan aman diharapkan makin kuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga sehat dan masyarakat yang sejahtera. (kanalkalimantan.com/dkispbanjar)
Editor : Dhani
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluPemkab Banjar Beri Multivitamin dan Pemeriksan Kesehatan Para Relawan Pemadam Karhutla
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluBupati Banjar Bantu 21 BPK di Gambut, Pastikan Kesiapan Personel dan Peralatan Pemadam Karhutla
-
Kabupaten Banjar1 hari yang laluMediasi Warga dengan PT MMI, Pemkab Banjar Sarankan Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Independen
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBahas Program Desa Rukun, FKUB Banjar Audiensi ke Bupati Banjar
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPenganugerahan GBA 2026, Pemkab Banjar Raih Juara II Simpul Jaringan Terbaik
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluBupati Banjar Dukung Pelaksanaan Muktamar XXI IMM Tahun 2027



